Peningkatan Kebugaran Jasmani melalui Sirkuit Training

Oleh : Yaenuri,SPd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN Jasmani, Olahraga dan Kesehatan merupakan bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan, oleh karena itu pendidikan melalui aktivitas fisik ini diharapkan akan menumbuhkan sikap sosial, spiritual, pengetahuan dan ketrampilan dalam dalam aktivitas gerak pada siswa.

Masa pandemi Covid-19 ini, aktivitas gerak tubuh sangatlah diperlukan guna menjaga agar imun tubuh kita selalu terjaga. Untuk itu dibutuhkan berbagai macam cara atau metode,sehingga kita tidak merasa bosan untuk melakukan aktifitas kebugaran.

Sebagai guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMP Negeri 1 Sukorejo Kendal, melihat peserta didik kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran materi kebugaran jasmani. Untuk itu penulis mencoba pengenalan kebugaran jasmani dengan metode” Sirkuit Training”, bagi peserta didik agar pembelajaran lebih menyenangkan.

Menurut Sukadiyanto (2005:28) Sircuit atau set adalah ukuran keberhasilan dalam menyesuaikan beberapa rangkaian butir latihan yang berbeda-beda. Artinya dalam satu seri terdiri dari beberapa macam latihan yang semuanya harus diselesaikan dalam satu rangkaian. Djoko Pekik Irianto Dkk(2009:50) mennyatakan sircuit training adalah suatu metode fisik yang melibatkan latihan kebugaran jasmani dan latihan kekuatan.

Melalui metode sirkuit training dapat divariasikan dan dimodifikasi dalam bentuk permainan disetiap pos, agar pembelajaran lebih menyenangkan dan fokus pada materi dengan pembagian beberapa pos tersebut. Adapun bentuk-bentuk latihan dalam sirkuit ini siswa diberi kebebasan untuk menentukan jenis latihan yang akan dilakukannya, sehingga siswa merasa lebih enjoy dan nyaman dalam melakukan gerakan yang dipilihnya sendiri. Adapun bentuk-bentuk latihan dalam sirkuit ini berupa lari bolak balik,push up,back up, sit up, lempar bola,squat thrus,lari zik zak dan lain sebagainya.

Baca juga:   Pembelajaran Berbasis Praktikum dalam PJJ

Adapun langkah-langkah dalam model pembelajaran sirkuit training ini pada mata pelajaran Penjasorkes kelas lX, sebagai berikut: Pertama guru membentuk kelompok kerja siswa yang masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 anak.Kedua guru menyiapkan materi kebugaran jasmani tentang sirkuit training tersebut kemudian di informasikan kepada siswa. Ketiga siswa mendiskusikan materi tersebut dengan teman satu kelompoknya guru melakukan pengamatan dan pengawasan. Keempat setelah menyelesaikan hasil diskusi, masing-masing kelompok diminta untuk mempresentasikan di depan kelompok lain sesuai petunjuk guru. Kelima siswa bersama guru menyimpulkan materi yang sedang dibahas tentang sirkuit training.

Adapun pelaksaannya masing-masing kelompok harus menyelesaikan materi secara berurutan, sebelum selesai di pos pertama siswa dilarang melanjutkan ke pos berikut, setelah selesai baru boleh melanjutkan ke pos kedua dan seterusnya dengan diberikan waktu interval atau recavery satu menit.

Dengan melihat hasil yang dicapai oleh siswa selama melakukan kerja kelompok, penulis melihat peningkatan keaktifan yang signifikan.Hal ini terlihat dari antusias siswa selama diskusi dan hasil presentasi kelompok, siswa mampu menjelaskan hasil kerjanya dengan lancar serta penuh semangat,mempraktekkan gerakan dari pos satu sampai pos yang terakhir dengan baik. Manfaat lain yang bisa di ambil dari kebugaran jasmani melalui sirkuit training diantaranya: Pertama aman bagi penderita jantug, Kedua mampu meningkatkan kelincahan, Ketiga meninkatkan kekuatan otot, Keempat membantu program penurunan berat badan.

Baca juga:   Siapa Guru Pengajar Prakarya SMP?

Pemberian metode model sirkuit training sangat membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan oleh guru. Melalui model pembelajaran sirkuit training pada akhirnya siswa bisa memahami pentingnya menjaga kebugaran tubuhnya sendiri, lebih-lebih dimasa pandemi Covid-19 yang sedang melanda bangsa Indonesia pada khususnya dan bangsa-bangsa didunia pada umumnya.

Guru SMPN 1 Sukorejo, Kendal

Author

Populer

Lainnya