Tingkatkan Kemampuan Membaca melalui Permainan Kartu Huruf

Oleh: Wastiyah S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEMAMPUAN membaca adalah salah satu bagian penting untuk menguasai bahasa Indonesia. Membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis Hodgson (dalam Tarigan, 2008:7). Ini berarti butuh fasilitator dan metode supaya siswa bisa mencerna pesan dengan baik. Padahal proses untuk memperoleh keahlian dalam berbahasa Indosesia banyak mengalami hambatan.

Penulis sebagai guru kelas I SDN 01 Lemahabang, Kecamatan Doro, mengalami kendala sehingga perlu dicari cara yang sesuai guna mengatasi rendahnya hasil belajar. Ini terjadi pada KD 3.6, terkait memahami kosakata tentang berbagai jenis benda di lingkungan sekitar melalui teks pendek (berupa gambar, slogan sederhana, tulisan, dan syair lagu). Melalui permainan kartu huruf adalah cara yang sesuai untuk mengantisipasi masalah tersebut.

Frobel, Hurlock dan Spencer (dalam Satya, 2006:98) bermain adalah upaya anak untuk mencari kepuasan, melarikan diri ke alam fantasi dengan melepaskan segala keinginannya yang tidak dapat tersalurkan. Jadi pembelajaran melalui permainan kartu huruf membuat siswa senang dan tidak merasa tertekan. Sesuai dengan teori behaviorisme didasarkan pada pemikiran bahwa belajar merupakan salah satu jenis perilaku (behavior) individu atau peserta didik yang dilakukan secara sadar. Individu berperilaku apabila ada rangsangan (stimuli), sehingga dapat dikatakan peserta didik di SD/MI akan belajar, apabila menerima rangsangan dari guru. Semakin tepat dan insentif rangsangan yang diberikan dari guru akan semakin tepat dan insentif pula kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik. Sedangkan penguatan, berperan penting dalam mengondisikan munculnya respon yang diharapkan. Jika penguatan tidak dimunculkan, dan stimulus hanya ditampilkan sendiri, maka respon terkondisi akan menurun atau menghilang.

Baca juga:   Make a Match Mudahkan Siswa Belajar Silsilah Keluarga

Langkah pembelajarannya adalah 1) membentuk kelompok belajar; 2) guru menginformasikan tema yang akan dipelajari bersama; 3) guru mengajak siswa bernyanyi bersama-sama lagu yang berhubungan dengan lingkungan yang berjudul “Lihat Kebunku”; 4) guru menunjukkan gambar lingkungan alam dan lingkungan buatan, serta macam-macam hewan yang ada di lingkungan; 5) guru menjelaskan materi tentang lingkungan alam dengan lingkungan buatan; 6) guru menunjukkan kartu huruf dan memberi tahu huruf apa yang ada di dalam kartu; 7) guru membagi sejumlah kartu huruf pada masing-masing kelompok belajar dengan berbagai huruf; 8) guru membimbing anak untuk menyusun kartu huruf menjadi kata-kata yang berderet; 9) masing-masing kelompok membacakan kartu huruf yang tersusun tersebut. Di pertemuan berikutnya bisa diganti permainan yang berbeda dan menarik.

Evaluasi yang diperoleh bahwa siswa mendapatkan keterampilan berbahasa yang mempunyai kegiatan melisankan, mempersepsi, memahami, serta memberi makna terhadap simbol-simbol visual. Sehingga tercapailah tujuan membaca yaitu mendapatkan informasi, memperoleh pemahaman, memperoleh kesenangan. Siswa otomatis mendapatkan beragam kosa kata yang memungkinkan bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini menimbulkan pengaruh positif dan merangsang anak pula terkait dengan keterampilan menulis.

Baca juga:   Mengidentifikasi Cerita Fiksi Lebih Mudah Menggunakan Pop-Up Book

Akhirnya hasil belajar meningkat. Demikian pula pada aktivitas dan kreativitas siswa melalui berbagai interaksi dan pengalaman belajar. Keaktifan belajar siswa merupakan unsur dasar yang penting bagi keberhasilan proses pembelajaran. Keaktifan adalah kegiatan yang bersifat fisik maupun mental, yaitu berbuat dan berpikir sebagai suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan. Aktifitas fisik adalah siswa giat aktif dengan anggota badan, membuat sesuatu, bermain maupun bekerja, ia tidak hanya duduk dan mendengarkan, melihat, atau hanya pasif. (gb1/ida)

Guru SDN 01 Lemahabang, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya