Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbantuan Crossword Puzzle

Oleh : Nuraeni

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN agama Islam sebagai suatu disiplin ilmu, mempunyai karakteristik dan tujuan yang berbeda dari disiplin ilmu yang lain. Bahkan sangat mungkin berbeda sesuai dengan orientasi dari masing-masing lembaga yang menyelenggarakannya. Maka dari itu, suatu lembaga pendidikan diharapkan mampu untuk membawa peserta didik mencapai tujuan dari pendidikan agama Islam itu sendiri, yaitu; menumbuhkan dan meningkatkan keimanan peserta didik melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, pengamalan serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dalam hal keimanan, ketakwaannya kepada Allah SWT.

SMKN 1 Ampelgading dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pendidikan agama Islamnya masih kurang bervariasi. Guru di dalam KBM adalah sebagai pihak yang aktif dan menjadi nara sumber utama saja, sehingga siswa kurang mempunyai kesempatan untuk berinisiatif dan mencari jawaban sendiri di dalam pembelajaran. Untuk itu diperlukan suatu alternatif pembelajaran baru yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep- konsep pendidikan agama Islam. Salah satu strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa yaitu pembelajaran dengan strategi crossword puzzle (teka-teki silang). Melalui proses pembelajaran crossword puzzle guru mencoba membangun pemahaman-pemahaman siswa dari pengalaman belajarnya berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.

Baca juga:   Belajar Arsip di Era Digitalisasi dengan Aplikasi Erise

Ketika siswa aktif membangun pengetahuan mereka sendiri, maka guru membantu berperan sebagai mediator untuk membangun pengetahuan mereka tersebut. Secara jelas yaitu, suatu proses belajar yang berarti terjadi melalui refleksi pemecahan masalah, pengertian-pengertian dan dalam proses tersebut selalu ada aktivitas untuk memperbaharui tingkat pemikiran yang sebelumnya tidak lengkap. Hal inilah yang mengharuskan siswa untuk selalu berperan aktif, Karena keberhasilan pembentukkan pengetahuan-pengetahuan, pemikiran- pemikiran baru, baik melalui proses akomodasi, maupun melalui asimilasi, peran sentral siswa ini pula ini yang mendorong mereka untuk secara dinamis selalu berupaya mencari dan mengembangkan nalar dan kemampuannya untuk mencapai taraf berpikir yang lebihtinggi. ( Aunurrahman,2009).

Siswa mencoba menemukan dan mencari sehingga terjadi perpindahan dari mengamati menjadi memahami. Menemukan jawaban dengan berfikir kritis melalui keterampilan belajarnya (inquiry process). Proses belajar berlangsung menyenangkan serius tapi santai. Siswa menggunakan sumber-sumber yang tersedia dan secara aktif mencari serta menggunakannya. Tujuan dari strategi pembelajaran crossword puzzle ini adalah sebuah teka-teki untuk membuat siswa berfikir, mencari dan menemukan jawaban. Dengan adanya kehidupan penuh dengan teka-teki, kadangkala menyenangkan, membingungkan dan menyulitkan langkah untuk memecahkannya. Sebuah teka-teki bisa menutrisi kesegaran pikiran dari kepenatan sekaligus menambah wawasan dan mengasah kemampuan otak. Ini adalah untuk mendiskripsikan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, mengetahui prestasi belajar siswa dan mendeskripsikan respons siswa terhadap pembelajarantersebut.(Philip.2004)

Baca juga:   Penilain Kinerja Guru Tingkatkan Profesional Pendidik

Adapun kegagalan suatu pengajaran di lembaga pendidikan itu banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya adalah penggunaan strategi yang salah atau kurang sesuai dengan keadaannya. Untuk itu menjadi tugas seorang guru untuk menggunakan strategi yang tepat mengingat pentingnya dalam menentukan kesuksesan pengajaran.

Dengan menggunakan strategi pembelajaran crossword puzzle dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pada proses selanjutnya diharapkan pembelajaran crossword puzzle ini dapat menjadi suatu strategi pembelajaran yang dapat menumbuh-kembangkan kekreatifan siswa. Tidak hanya itu, dengan pembelajaran crossword puzzle di sini bisa menjadi suatu strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam setiap pembelajaran apapun, dan juga mampu mecerdaskan anak didik sesuai dengan tujuan dan cita-cita pendidikan nasional selamaini. (pg2/zal)

Guru SMKN 1 Ampelgading

Author

Populer

Lainnya