Bimbingan Konseling Online Asyik dari Guru BK di Masa Pandemi

Oleh : Drs Suwito MA

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 yang melanda di dunia telah mengubah sistem kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan. Dalam kondisi Covid-19, sangat susah melakukan konseling secara tatap muka. Meski demikian, penulis sebagai guru Bimbingan dan Konseling (BK) di SMPN 4 Comal memiliki perasaan penting saat siswa mengikuti pelajaran dari rumah guru. Guru BK dituntut melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), sebab bimbingan merupakan bagian tak terpisahkan dari pendidikan. Adapun konseling sangat penting dalam bimbingan. Sekarang ini yang bisa guru BK lakukan adalah konseling online.

Dengan konseling online, guru BK dapat menerapkan keterampilan konseling untuk membantu, menolong, dan membantu peserta didik untuk dapat berbicara tentang pengalaman-pengalaman emosional. Selain itu, dapat menemukan solusi atas permasalahan peserta didik. Bagi siswa tentu saja menjadi wadah, untuk mengungkapkan permasalahan yang mereka hadapi agar dapat memecahkan masalah dengan kemampuanya sendiri. Adapun sebagian besar peserta didik SMPN 4 Comal sudah memiliki gawai, sehingga guru BK mudah melaksanakan konseling secara online.

Hal ini dimulai dengan membuat grup WA konseling untuk masing-masing tingkatan kelas pada saat peserta didik menginginkan kegiatan bimbingan kelompok. Guru BK membuat grup WA kelompok kecil, menggunakan aplikasi zoom cloud meeting. Sementara untuk konseling perorangan, peserta didik dapat di WA pribadi atau video call. Dalam grup WA, materinya adalah permasalahan uplaud data atau permasalahan siswa topik yang disampaikan oleh guru BK. Di sini peserta didik bisa saling sharring dan dapat saling mengemukakan pendapat dan segera mendapat tanggapan dari tema satu grup.
Untuk bimbingan kelompok atau guru BK dapat menawarkan topik yang dibahas, peserta didik dapat menentukan topik bebas atau topik tugas. Dalam konseling kelompok masalah pribadi setiap anggota kelompok dibicarakan melalui dinamika kelompok. Semua anggota yang ada pada dasarnya adalah teman sebaya, ikut secara langsung dan aktif membicarakan masalah kawannya dengan tujuan agar anggota kelompok yang bermasalah itu terbantu dan masalahnya tertuntaskan (Sukadi, 2008:70).

Baca juga:   Pelayanan dan Bimbingan Konseling di Masa Physical Distancing

Program ini sangat digemari oleh peserta didik. Dalam kegiatan ini, peserta didik dapat berbicara tentang berbagai hal permasalahan. Selain itu, mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut dari teman-teman sesama anggota kelompok serta mendapat penguatan dari guru BK. Dari apa yang dilakukan guru BK, peserta didik merespon dengan antusias. Konseling ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan saat tatap muka yang jelas akses-akses peserta didik untuk berkomunikasi dengan guru lebih luas dan bebas. Hal itu dapat dibuktikan dari banyaknya komentar saat guru memberikan informasi. Meski demikian, kita tetap berharap badai Covid-19 cepat berlalu sehingga pembelajaran dan layanan BK dapat berjalan dan bagaimana mestinya.

Terkadang guru BK di SMPN 4 Comal berkoordinasi dengan wali kelas melakukan kegiatan home visit dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang kilat di pendidikan secara daring. Ini menjadi alternatif pembelajaran gabungan dengan konsep blended learning. Solusi dengan mengutamakan sisi humanisme dalam berkomunikasi. Sebab blended learning mengombinasikan aspek terbaik dari pembelajaran online. Aktivitas tatap muka berstruktur, dan praktik dunia nyata. (pg2/ida)

Baca juga:   Pelaksanaan Pembelajaran Daring Seni Tari dalam Mapel Seni Budaya SMP

Guru BK SMPN 4 Comal, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya