Bermain Sains Bisa Menumbuhkan Imajinasi Anak TK

Oleh : Sumiyati, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, DUNIA berubah,perilaku manusia berubah,kebiasaan hidup berubah.Munculah norma baru ada yang mendadak harus jaga jarak,mendadak harus sering cuci tangan,mendadak harus jadi guru,mendadak harus daring,mendadak ngurung diri dirumah,mendadak pakai masker,dan mendadak mendadak lainya hal-hal yang selama ini belum pernah dilakukan.

Itulah jargon-jargon yang muncul sebgabai akibat dari pandemik Covid-19 yang melanda dunia dan memaksa orang-orang untuk melakukan hal di luar kebiasaan selama ini. Tak terkecuali dunia pendidikan dari jenjang perguruan tinggi menengah, pendidikan dasar hingga pendidikan anak usia dini [PAUD] belajar jarak jauh karna sekolah-sekolah ditutup, lokasi belajar dialihkan untuk dilakukan dari rumah masing-masing, melibatkan orang tua sebagai guru.

Namun dalam implementasinya pelaksanaan PJJ tidak bisa berjalan mulus khususnya di TK Kencana Ngaluran kadang ada kesulitan mengkomunikasikan pesan orang tua karna hp tidak android,kadang dibawa bapaknya/kakaknya,dan juga datang dari orang tua yaitu kesulitan mendampingi anak nya mengerjakan tugas kegiatan bermain dirumah. Kadang anak sudah mulai bosan untuk video dalam menghasilkan tuga [menyanyi,menghitung,menggambar,atau meniru tulisan] menyikapi hasil kegiatan dari anak-anak guru membuat perencanaan yang mengacu pada buku Direktorat PAUD Kemdikbud 2020 [Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan] yaitu tentang permainan sains.

Secara umum sains umum diartikan sebagai peningkatan pengetahuan dan pemahaman lingkungan yang didasarkan pada pengumpulan atau observasi terhadap data-data penelitian. Pengenalan sains pada anak usia dini bukan berarti belajar sains,melainkan bagaimana menumbuhkan sifat-sifat kritis,keingintahuan,teliti,eksplorasi untuk mencari jawaban berfikir teratur melalui kegiatan-kegiatan eksperimen bukan untuk mengetahui benar atau salah satu kejadian,tetapi yang lebih penting mengembangkan keterampilan dasar dimana anak dapat belajar dan melakukan sesuatu yang akan menolong mereka memahami dunia dengan belajar yang menyenangkan dan melakukan kegiatan kegiatan yang menakjubkan.

Baca juga:   Merindukan Sosok Guru TK yang Energik dan Andal

Bermain sains juga ada proses mengamati, mencatat, menganalisa, menggabungkan, dengan informasi lain dan jua membuat kesimpulan.

Tujuan bermain sains pada anak usia dini : Mengenalkan dan memupuk rasa cinta kepada alam sekitar sehingga menyadari kebesaran dan keagungan Tuhan Yang Maha Esa. Menumbuhkan minat pada anak usia dini untuk mengenal dan mempelajari benda-benda serta kejadian dilingkungan sekitarnya

Mengembangkan aspek-aspek yang terkait dengan keterampilan sains dasar : mengamati,mencari tahu,melakuka,menemukan dan menyampikan temuanya sehingga pengetahuan dan gagasan tentang alam sekitar dalam diri anak menjadi berkembang. Mengembangkan rasa ingin tahu,tekun,terbuka,kritis,mewawas diri,tanggung jawab bekerja sama dan mandiri dalam kehidupan sehari. Menggunakan teknologi sederhana dan konsep sains yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Anak merasa senang dan ingin mencobanya setelah melihat kiriman video dari bu guru. Alat bermain sederhana dan dijumpai dirumah setiap hari. Bagaimana percobaan sains ini? Air garam memiliki massa jenis yang lebih besar dari air,semakin tinggi masa jenis cairan,maka akan semakin mudah suatu benda mengapung diatasnya, maka makin banyak garam yang dimasukkan di dalam air telur akan lebih mengapung ke atas. Dengan bahan air,telur,gelas dan garam dapur.

Baca juga:   Dengan Media Power Point Pembelajaran semakin Bermakna

Cara kerja: Tungakan air ke dalam gelas. Masukkan telur ke dalam gelas tersebut. Minta anak untuk mengamati apa yang terjadi [telur tenggelam sepenuhnya]. Keluarkan telur dari dalam gelas. Masukkan beberapa sendok garam kemudian diaduk. Masukkan kembali telur ke dalam gelas yamg berisi air garam tersebut. Minta anak mengamati apa yang terjadi [telur mengambang]. Masukan lebih banyak garam kedalam gelas yang berisi air tersebut. Minta anak mengamati apa yang terjadi [telur justru mengambang ke atas]

Bermain sains pada anak usia dini adalah salah satu kegiatan untuk mengembangkan aspek perkembangan dan potensi yang dimiliki anak.Pembelajaran sain melatih kemampuan anak untuk mengenal berbagai gejala benda dan gejala peristiwa,anak dilatih melihat, meraba, membau, merasakan, mendengar dan mengecap. Semakin banyak keterlibatan indra dalam belajar,anak semakin memahami apa yang dipelajari. Anak memperoleh pengetahuan baru dari hasil pengindraanya dengan berbagai benda yang ada di sekitarnya. (kb4/zal)

Guru TK Kencana, Demak

Author

Populer

Lainnya