Meningkatkan Kompetensi Sistem AC dengan Strategi Konsep Siklus Air Hujan

Oleh: Johan Hanifah

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kata strategi berasal dari bahasa Latin strategia, yang diartikan sebagai seni penggunaan rencana untuk mencapai tujuan. Strategi pembelajaran menurut Frelberg & Driscoll (1992) dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan pemberian materi pembelajaran pada berbagai tingkatan, untuk siswa yang berbeda, dalam konteks yang berbeda pula.

Gerlach dan Ely (1980) mengatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu, yang meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan, yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa.

Sistem AC (air conditioning) adalah rangkaian Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Pemeliharaan Kelistrikan Kendaraan Ringan (KD Nomor 1.11.1) kelas XII pada Kompetensi Keahlian : Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, yang merupakan Program Keahlian : Teknik Otomotif, dibawah Bidang Keahlian : Teknologi dan Rekayasa (lampiran 1 Peraturan Dirjen Dikdasmen Kemendikbud Nomer 07/ D.D5/KK/ 2018 tentang Struktur Kurikulum SMK/MAK). Pembelajaran Kompetensi Dasar sistem AC diterapkan pada kelas XII TKRO SMKN 1 Bulakamba Brebes yang bertujuan agar peserta didik mengetahui komponen, fungsi dan cara kerja serta dapat melakukan perbaikan AC pada kendaraan ringan.

Baca juga:   YouTube Sarana Belajar Bahasa Inggris Model Daring

Kesulitan peserta didik dalam memahami konsep dasar materi sistem AC pada kendaraan ringan melatarbelakangi ide akan pemanfaatan strategi tertentu dalam pembelajaran. Konsep teori sistem siklus air hujan ternyata sama dengan konsep teori dasar sistem AC. Penggunaan analogi konsep siklus air hujan harian akan memudahkan peserta didik dalam memahami konsep sistem AC, karena konsep siklus air hujan sudah lama diketahui peserta didik selain itu juga siklus air hujan merupakan konsep pengalaman yang kuat diingatkan, karena merupakan pengalaman yang dialami sehari-hari.

Awal pembelajaran peserta diberikan gambaran tentang sistem AC. Air Condition berasal dari bahasa inggris yang artinya pengkodisian udara, jadi sistem AC kendaraan adalah pengkodisian udara yang ada di dalam kendaraan/ mobil sehingga penumpang merasa nyaman di dalamnya. Pengondisian udara (AC) kendaraan dapat bersifat dingin ataupun panas tergantung kondisi luar kendaraan.

Tahap selanjutnya peserta didik diberikan konsep dasar pada sistem AC kendaraan. Komponen paling utama dan sangat penting dalam sistem AC adalah evaporator dan kondensor. Cara kerja evaporator berasal dari prinsip teori evaporasi, sedangkan kerja kondensor berasal dari prinsip teori kondensasi yang terjadi dalam sistem AC. Kedua konsep fisika tersebut yaitu evaporasi dan kondensasi menjadi dasar utama dalam sistem kerja AC.

Baca juga:   Pembelajaran Housekeeping Asyik dengan Bermain Peran

Dari analogi konsep harian siklus air hujan akan memberikan penguatan ingatan akan konsep kompetensi sistem AC. Konsep harian yang mudah dipahami Peserta didik memudahkan untuk memahami konsep sistem AC. Penguatan konsep harian siklus hujan membentuk imajinasi peserta didik, dimana imajinasi merupakan salah satu bagian memori otak kanan. Memori otak kanan sangat bermanfaat dalam pembelajaran yang memerlukan kompetensi ingatan dalam jangka panjang (long time memory).

Teori Evaporasi dan Kondensasi pada Konsep sistem AC menjadi dasar dalam pengembangan konsep sistem AC selanjutnya. Komponen-komponen pendukung lainnya (kompresor, receiver dryer, ekpantion valve, dll) serta cara kerja sistem AC secara keseluruhan dapat lebih mudah dipelajari dengan memahami konsep dasarnya. Selanjutnya kompetensi pengetahuan dan keterampilan diagnosa kerusakan dan perbaikan sistem AC juga dapat mudah untuk dikuasai oleh peserta didik. (pg2/ton)

Guru TKRO SMK Negeri 1 Bulakamba, Kabupaten Brebes

Author

Populer

Lainnya