Tingkatkan Kerjasama Orang Tua dan Guru dengan Aplikasi Whatsapp

Oleh : Rustinah S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 ini telah mengubah proses pembelajaran tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring. Perubahan daring ini sejatinya menghambat proses pembelajaran. Interaksi antara guru dan siswa menjadi terhambat, tidak dapat berkomunikasi secara langsung. Akibatnya, hasil evaluasi belajar siswa kurang optimal dan sukar diukur.

Bahkan berdasarkan hasil survei Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng, ada tujuh kendala utama yang dihadapi guru, siswa, dan orang tua dalam pelaksanaan PJJ. Salah satu kendalanya kerap terjadi miskomunikasi antara siswa, guru dan orang tua dalam penyampaian materi pembelajaran.

Siswa kurang memahami materi. Sedangkan orang tua tidak bisa membantu siswa, karena kurang memahami materi yang ada di dalam buku pelajaran. Akibatnya, siswa mengalami banyak kesulitan. Sebenarnya hal tersebut bisa diatasi, apabila siswa maupun orang tua bisa berkomunikasi langsung dengan guru untuk menanyakan materi pembelajaran tersebut melalui smartphone dengan aplikasi whatsapp.
Masalahnya ada beberapa siswa yang tidak mempunyai smartphone/handphone Android karena orang tuanya tidak mampu membeli. Kuota habis, bahkan tidak ada sinyal sering menambah permasalahan tersebut.

Sejatinya orang tua memiliki peranan sangat penting dalam proses pendidikan anak secara umum. Ki Hajar Dewantara pernah berpesan bahwa “Setiap orang adalah guru, setiap rumah adalah sekolah’. Jadi sekolah yang paling utama adalah rumah dan peran guru yang paling berpengaruh adalah adalah orang tua. Terutama selama masa PJJ.

Baca juga:   Menggambarkan Dunia di Kelas Menggunakan Puzzle

Menurut Winingsih (2020) terdapat empat peran orang tua selama PJJ yaitu, 1) Orang tua memiliki peran sebagai guru di rumah. Orang tua dapat membimbing anaknya dalam belajar dari rumah (BDR). 2) Orang tua sebagai fasilitator, sebagai sarana dan prasarana bagi anaknya dalam melaksanakan PJJ. 3) Orang tua sebagai motivator yang dapat memberikan semangat serta dukungan kepada anaknya dalam melaksanakan pembelajaran sehingga anak memiliki semangat untuk belajar serta memperoleh prestasi yang baik. 4) Orang tua sebagai pengaruh atau direktur.

Peran orang tua dalam PJJ dapat dioptimalkan dengan cara merealisasikan komunikasi dan kerjasama yang baik antara orang tua dengan guru. Kemajuan teknologi komunikasi saat ini dapat dimanfaatkan sebagai media penghubung dalam berkomunikasi dan menjalin kerja sama yang baik antara orang tua dan guru. Aplikasi WA yang tertera di handphone Android bisa menjadi sarana untuk membangun komunikasi tersebut.

Saat ini penggunaan WA di Indonesia sudah cukup populer. Menurut data Digital Report 2019 dari We Are Social dan Hootsuite, tercatat 83 persen pengguna internet di Indonesia merupakan pengguna WA. Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rosarita Niken Widiastuti, saat ini pengguna internet di Indonesia mencapai 171 juta jiwa atau sekitar 64 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.

Baca juga:   Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi dengan Online Learning

Fitur WA grup dapat menjadi ruang virtual untuk membangun komunikasi lebih intensif antara orang tua dan guru. Di WA grup, guru dapat menyampaikan informasi terkait pembelajaran siswa selama masa pandemi. Selain itu, guru juga dapat memberikan dukungan (support) bagi orang tua jika mengalami kendala dan kesulitan dalam mendampingi dan membimbing siswa belajar di rumah. Grup virtual ini memungkinkan membangun komunikasi antarorang tua siswa satu dengan lainnya, sehingga dapat saling bekerjasama dan mendukung dalam proses pendampingan siswa.

Parents Support Group (PSG) atau grup antarorang tua dalam pembimbingan diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk membangun komunikasi dan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru. Kendala dalam proses belajar anak bisa diminimalisasi, beban orang tua dan guru juga dapat diringankan dengan komunikasi aktif dan kerjasama antara guru dan orang tua atau orang tua dengan orang tua. (ce2.2/ida)

Guru SDN 02 Siwalan, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya