Media Motor Busa dapat Mempertinggi Mutu KBM Matematika

Oleh : Sutoyo, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Keberhasilan dalam proses belajar mengajar, baik pada pendidikan formal maupun informal didukung oleh berbagai faktor. Salah satu faktor pendukung yang utama adalah ketersediaan media pembelajaran. Selain itu, dibutuhkan pula kemampuan dalam merancang, memilih, dan menerapkannya kepada peserta didik.

Terdapat bermacam media pembelajaran dengan beragam fungsi dan manfaat yang dapat disesuaikan dengan materi yang hendak disampaikan. Jenis-jenis media yang dapat dijadikan sarana dalam pembelajaran yakni berupa visual, audio, dan audio visual.

Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa juga disebabkan oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika, siswa di kelas kurang. Matematika umumnya tidak disukai siswa karena sebagai subjek yang sulit dan membosankan. Ini terjadi pada peserta didik kelas 6 SDN 01 Kalipancur Bojong. Yang selalu mengganggap matematika itu sulit. Jika peserta didik hanya mendapatkan materi dari pengajar melalui penjelasan langsung tanpa media apapun. Tentunya kegiatan belajar akan terasa sangat membosankan. Akibatnya, peserta didik akan kesulitan untuk memahami isi dari materi yang dipelajari. Media pembelajaran adalah kumpulan berbagai jenis komponen yang ada di dalam lingkungan peserta didik sehingga mereka lebih terangsang untuk mengikuti pelajaran dengan baik.

Baca juga:   Pembentukkan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam

Agar kegiatan belajar dan mengajar bisa lebih efektif, dan disukai peserta didik maka penulis menggunakan media pembelajaran. Media atau alat peraga sangatlah dibutuhkan dalam prose pembelajaran. Media dibutuhkan agar peserta didik dapat menyerap materi belajar dengan baik. Bayangkan, media ini dibutuhkan karena dapat merangsang minat siswa dalam mendalami suatu materi dengan lebih menyenangkan. Media yang konvensional tersebut tetap digunakan namun diselingi dengan pendukung lain.

Salah satu cara yang penulis coba terapkan dalam membawakan metematika adalah menggunakan alat peraga atau media. Dengan alat peraga, siswa diajak untuk terlibat langsung dalam proses belajar mengajar. Pada materi “Menentukan dan membandingkan bilangan bulat”. Yaitu alat peraga yang dipilih penulis adalah motor garis. Alat peraga motor garis bilangan adalah media alat peraga yang dibuat penulis sendiri dalam proses belajar dalam materi bilangan. Alat dan bahan terdiri dari : triplek, plastik bening, karton, kayu, busa, lem, spidol. Cara pembuatannya adalah : pertama, kayu dipotong memanjang. Kedua, buat potongan karton seukuran permukaan kayu, kemudian buat tulisan bilangan bulat di atasnya (misalnya -10 sampai dengan 10).

Baca juga:   Kelas Online Berbasis Web sebagai Wadah Pembinaan Spiritualitas di Masa Pandemi

Ketiga, tempelkan tulisan bilangan bulat pada kayu menhgynakan lem. Keempat, siapkan dua potongan bambu, yang digunakan sebagai dudukan kayu bertuliskan bilangan bulat. Kelima, hias bambu menggunakan kertas warna, beri tulisan pada batang bambu pertama negatif dan bambu kedua positif. Keenam, bentuk busa menjadi bentuk motor kemudian tempelkan pula tanda dari kertas ke badan mobil.
Pembelajaran dengan bantuan alat peraga akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih mudah dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai serta mencapai tujuan pembelajaran. Terbukti peserta didik SDN Kalipancur berhasil mencapai ketuntasan minimal dalam ulangan harian. (ce3/lis)

Guru Kelas 6 SDN 01 Kalipancur, Kec. Bojong, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya