Belajar Mengenal Peta dan Komponennya melalui Metode Snowball Drilling

Oleh: Tenang Udi Kristianto, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Peta adalah sebuah lembaran datar yang berisikan gambaran dari permukaan bumi pada suatu skala tertentu. Peta merupakan gambaran konvensional permukaan bumi yang diperkecil dengan berbagai kenampakan dan ditambah tulisan-tulisan sebagai tanda pengenal. Peta berfungsi untuk menunjukkan posisi atau lokasi, memperlihatkan ukuran (luas, jarak) dan arah suatu tempat di permukaan bumi.

Sangat penting bagi siswa untuk mempelajari secara lebih mendalam mengenai peta dan apa saja yang seharusnya ada pada peta. Namun kenyataannya siswa kurang berminat untuk mempelajarinya, hal tersebut berdampak pada pengetahuan siswa tentang peta yang masih kurang dan akhirnya hasil belajar siswapun rendah. Untuk itu guru harus kreatif dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Salah satu upaya yang guru lakukan yaitu menerapkan metode pembelajaran Snowball Drilling di kelas IV SD Negeri 01 Sawangan pada mapel IPS pokok bahasan Peta dan Komponennya.

Komponen peta pada dasarnya adalah hal-hal yang harus ada pada sebuah peta. Komponen tersebut antara lain: Pertama, judul peta menggambarkan isi dan topik yang dijelaskan pada peta. Garis astronomis dan garis grid. Kedua, garis astronomis adalah informasi mengenai garis lintang dan garis bujur yang ada pada lokasi yang digambarkan peta. Garis lintang merupakan garis yang membentang dari timur ke barat, garis bujur adalah garis yang membentang dari utara ke selatan. Ketiga, inset peta adalah sebuah peta kecil yang disisipkan pada peta yang lebih besar untuk memberikan informasi tambahan.

Baca juga:   Tingkatkan Self Efficacy Karir Siswa dengan Cinema Therapy

Keempat, garis tepi peta adalah garis yang ada pada ujung data frame untuk memisahkan visualisasi peta dengan informasi lain yang ada pada peta. Kelima, tahun pembuatan peta untuk menilai validitas suatu peta. Keenam, arah mata angin menunjukkan peta sebelah mana yang merupakan utara, selatan, dan mana yang mengarah kepada mata angin lainnya. Ketujuh, simbol peta adalah simbologi tertentu yang digunakan oleh kartografer untuk menggambarkan suatu kenampakan pada peta.

Kedelapan, warna peta untuk menggambarkan fenomena. Kesembilan, legenda merupakan penjelas dari setiap simbol dan tema pewarnaan. Kesepuluh, lettering antar lain kata yang dimiringkan, ditebalkan, dan ditulis tegak seperti biasa. Kesebelas, skala peta berfungsi untuk menunjukkan ukuran sebenarnya dari objek-objek yang ditampilkan pada peta.

Menurut Saminanto (2010:37) metode pembelajaran Snowball Drilling disebut juga metode pembelajaran gelundungan bola salju. Metode ini melatih siswa untuk lebih tanggap menerima pesan dari siswa lain dalam bentuk bola salju yang yang terbuat dari kertas dan menyampaikan pesan tersebut kepada temannya. Metode Snowball Drilling menuntut perhatian tinggi dari siswa. Siswa dapat membuat kesalahan yang sama seperti yang dilakukan temannya jika siswa itu tidak memperhatikan teman-temannya yang menjawab soal pada putaran sebelumnya. Metode ini secara sosial berimplikasi pada tumbuhnya sikap kooperatif.

Baca juga:   Tingkatkan Kemampuan Menulis Cerpen dengan Media Gambar Seri

Langkahnya yaitu guru mempersiapkan paket soal-soal tentang komponen peta dan lembar penilaian yang dibagikan kepada siswa serta menggelindingkan bola salju berupa soal dengan cara menunjuk untuk mendapatkan seorang siswa yang akan menjawab soal nomor satu. Jika siswa yang mendapat giliran pertama menjawab soal tersebut dengan benar benar maka siswa itu diberi kesempatan menunjuk salah satu temannya menjawab soal nomor berikutnya. Seandainya, siswa yang pertama mendapat kesempatan menjawab soal nomor satu gagal maka siswa itu diharuskan menjawab soal berikutnya dan seterusnya hingga siswa tersebut berhasil menjawab benar item soal pada suatu nomor soal tertentu. Langkah terakhir guru memberikan penguatan kepada peserta didik tentang materi yang dipelajari. (ce4/ton)

Guru Kelas SD Negeri 01 Sawangan, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya