Google Form Mempermudah Pembelajaran Pengolahan pada Mapel Prakarya

Oleh : Iin Setya Rachmawati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Perubahan yang terjadi akibat dampak Covid- 19 sangat dirasakan oleh semua kalangan baik dari segi ekonomi, sosial, budaya bahkan dunia pendidikan. Hal in berdampak pula pada cara penyampaian materi belajar yang harus dilakukan oleh guru kepada peserta didiknya.

Sebelum pandemi pembelajaran dilakukan dengan tatap muka. Untuk menghindari penyebaran Covid-19 diubah dengan pembelajaran jarak jauh baik secara daring maupun luring. Pembelajaran harus tetap berjalan dan sekolah dapat menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Hal ini juga diterapkan di SMP Negeri 1 Selopampang dimana pembelajaran dilakukan dengan menerapkan kombinasi keduanya.

Melihat kondisi semacam ini guru dituntut untuk bisa menyajikan pembelajaran yang inovatif, kreatif dan menarik bagi peserta didik apapun kondisinya. Di sinilah kita menyadari bahwa gadget yang mungkin selama ini dipakai untuk mengakses media sosial, ternyata sudah jauh berkembang dan memliki kemapuan lebih dari itu.

Tentunya kesadaran akan perkembangan teknologi untuk menghadapi keadaan saat ini juga memerlukan proses penyesuaian. Pada awalnya secara umum pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media WhatsApp dengan cara meng-upload materi atau soal kemudian dijawab oleh peserta didik, namun banyak kendala yang dihadapi ketika memeriksa tugas peserta didik yang dikirim lewat WhatsApp dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Baca juga:   Pinjam Teman, untuk Belajar Alat Gerak

Isjoni (2011:14) menyatakan pembelajaran adalah sesuatu yang dilakukan oleh siswa. Pembelajaran pada dasarnya merupakan upaya pendidik untuk membantu peserta didik melakukan kegiatan belajar. Tujuan pembelajaran adalah terwujudnya efisiensi dan efektivitas kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik. Proses pembelajaran dialami sepanjang hayat seorang manusia serta dapat berlaku kapanpun dan di manapun. Dalam upaya pelaksanaan pembelajaran yang menarik diperlukan media pembelajaran.

Menurut Criticos (dalam Daryanto, 2011:4) media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan. Untuk mempermudah peserta didik dalam memahami materi menyimak video yang disajikan dan mengumpulkan tugas praktik yang dilaksanakan. Maka selama pembelajaran berlangsung digunakan google form sebagai media pembelajaran.

Dengan link google form yang telah dibagikan, peserta didik dapat membuka link biru yang muncul, mengisi data diri yang disediakan dengan memilih atau menuliskan nomor absen, kelas dan nama sesuai dengan permintaan. Pada bagian berikutnya dapat melihat video materi yang disajikan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi dan kreativitas pengolahan yang akan dipraktikkan. Pada akhir bagian berikutnya peserta didik kelas VIII semester II diwajibkan meng-upload video atau gambar yang telah dibuat pada saat proses pengolahan bahan pangan setengah jadi dari bahan serealia, kacang-kacangan dan umbi-umbian yang dilaksanakan di rumah masing masing dengan cara mengklik tambahkan file dan isikan file berupa gambar atau video yang telah dibuat dengan diberi nama peserta didik masing-masing.

Baca juga:   Google Classroom Solusi PJJ yang Efektif di Awal Pandemi Covid-19

Hasil video atau gambar yang telah dikumpulan dapat dilihat oleh guru di drive saya, buka formulir sesuai dengan judul yang telah dibuat dan buka bagian respons, membuat spreadsheet selanjutnya di klik link yang telah diserahkan oleh peserta didik. Dengan demikian gadget guru tidak terlalu penuh memorinya akibat menumpuknya pengumpulan hasil karya peserta didik.

Peserta didik merasa penggunaan google form sebagai media pembelajaran prakarya pada aspek pengolahan dan sarana pengumpulan tugas praktik sangat disukai. Mudah dalam pengoperasian maupun penggunaan serta tidak menyita waktu lebih lama. (pm1/lis)

Guru Prakarya SMPN 1 Selopampang, Kabupaten Temanggung

Author

Populer

Lainnya