Pemanfaatan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Sikap Lilin

Oleh : Nidhomudin, S.Pd, M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAAN Jasmani Olahraga dan Kesehatan adalah salah satu pelajaran yang diberikan di sekolah dasar, bertujuan untuk meningkatkan kemanpuan tubuh dalam melaksanakan fungsinya, yaitu fungsi gerak yang yang terdiri dari gerak lokomotor, gerak non lokomotor dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar tersebut diajarkan sesuai dengan tingkat perkembangan dan pertumbuhan dari masing masing peserta didik, untuk kelas tinggi 4,5 dan 6 dan atau kelas bawah 1,2 dan 3. Pembelajaran kelas tinggi disesuaikan dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi dasar, sedang pada kelas bawah berbasis pada Tema / Tematik.

Pembelajaran kelas 4 Semester 2 tahun palajaran 2020-2021, SD Negeri Sudipayung Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal di masa pandemi banyak mengalami permasalahan, terutama cara pembelajaran yang dilaksanakan dan hasil belajar yang diperoleh peserta didik dalam mengikuti pembelajaran pada materi pembelajaran sebelumnya. Kita mengetahui dimasa pandemi guru mempunyai peran ganda yaitu peran serta guru dalam pencegahan Penularan Covid-19 yang salah satunya dengan menggalakan Protokol Kesehatann yaitu dengan pola 3 M yang merupakan akronim dari: Mencuci tangan dengan sabun/ Handsanyteser, Memakai masker saat berpergian dari rumah dan Menjaga jarak, 3 M harus tetap kita kampanyekan untuk mendukung program pemerintan guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Di sisi lain Guru melaksanakan kewajibanya sebagai konsekuensi dari tugas profesi yang harus dilaksanakan yaitu memberikan pelayanan terhadap kebutuhan siswa dalam menerima kegiatan pembelajaran. Dari kedua fungsi tersebut diatas pendidik harus behati-hati dalam melaksanakanya, baik sebagai agen pencegahan dan juga sebagai agen pelaksanaan. Fungsi pencegahan dilaksanakan guru dalam mengedukasi Siswa dan masyarakat dalam pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, dan agen pelaksana merupakan tugas pokok yang melekat pada tugas profesinya.

Baca juga:   Mudah Paham Negara ASEAN dengan Metode Make A Match

Guru harus tetap melaksanakan pembelajaran, dengan catan harus mengurangi dan bahkan menghilangkan kontak langsung dengan siswa, hal ini bertujuan seperti yang telah dipaparkan sebelumnya. Guru harus menentukan pilihan agar kegiatan pembelajaran tetap dapat berjalan sesuai dengan kurikulum, caranya adalah menggunakan media pembelajaran sebagai ganti guru bertemu secara langsung menjadi bertemu melalui udara/ daring. Sebenarnya hal tersebut sangat berat untuk Pembelajaran PJOK karena dalam pembelajaranya lebih mengedepan penguasaan pada aspek Psikomotor / Gerak dengan tanpa mengabaikan aspek Kognif. Guru tetap optimis memandang ini sebagai tantangan dalam melayani peserta didik, dengan harapan potensi anak tetap dapat diokomodir dengan maksimal.
Sadiman (2012: 7) menyatakan media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

Majid, 2007:180 menyampaikan bahwa media bergerak mempunyai manfaat yaitu: a). Menyajikan situasi yang komunikatif yang dapat diulang; b). Menampilkan sesuatu yang detail dari benda yang bergerak, kompleks, yang sulit dilihat dengan mata; c). Dapat dipercepat atau diperlambat, dapat diulang pada bagian tertentu, dan dapat diperbesar; d). Merupakan tampilan yang nyata untuk setiap adegan yang disajikan

Baca juga:   Gerabah jadi Media Ciptakan Ragam Hias Cantik

Dari pendapat kedua ahli maka guru menciptakan Video Pembelajaran Senam Keseimbangan, Video ini berisi tahapan dalam mempraktikan sikap lilin. Guru menjelaskan tahapan melakukan sikap lilin, pensekoran yang di gunakan sebagai acuan dalam memberikan hasil belajar kepada peserta didik setelah mengikuti kegiatan pembelajaran. Setelah dilaksanakan kegiatan pembelajaran tersebut terjadi peningkatan pemahaman baik secara Kognitif dan Psikomotor. Pembelajaran diikuti oleh sebanyak 24 anak didik, dari jumlah tersebut 18 anak atau 75% mendapat nilai berkategorikan baik yaitu dengan rentang nilai 81-90 dan 6 peserta didik atau 25% peserta didik mendapatkan nilai berkategorikan cukup yaitu dengan rentang nilai 71-80. (pg1/zal)

Guru SDN Negeri Sudipayung, Kendal

Author

Populer

Lainnya