Meningkatkan Pemahaman Volume Bangun Ruang dengan Video Pembelajaran

Oleh : Yuliani Supriatin, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi ini, siswa belajar dari rumah (BDR) yang hanya dibimbing oleh orang tua atau saudara. Banyak siswa mengalami kesulitan memahami materi pembelajaran. Terutama mata pelajaran matematika tentang volume bangun ruang yang membutuhkan penjelasan secara gamblang. Sedangkan untuk menjelaskan materi ini, guru belum boleh mengadakan tatap muka dengan siswa.

Meskipun belajar di rumah, siswa masih bisa mendapat penjelasan materi dari guru. Penjelasan materi yang disampaikan kepada siswa secara daring ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan pembuatan video pembelajaran. Video pembelajaran berasal dari kata video dan pembelajaran.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, video berarti bagian yang memancarkan gambar pada pesawat televisi/rekaman gambar hidup untuk ditayangkan secara audio visual. Sedangkan kata pembelajaran berarti proses, cara, perbuatan pembelajaran menjadikan orang atau makhluk hidup belajar (https://typpoonline.com/kbbi. 08/01/2021).

Mengutip Arsyad dalam buku karya Rusman, dkk (2011) yang berjudul Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi: Mengembangkan Profesionalisme Guru, video adalah serangkaian gambar bergerak disertai suara, yang membentuk kesatuan lalu dirangkai menjadi alur dan punya pesan-pesan di dalamnya.

Video pembelajaran bisa berarti serangkaian bahan ajar yang diberikan melalui tayangan gambar bergerak disertai suara, alur, dan pesan-pesan. Video pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai panduan siswa dalam melakukan pemahaman pembelajaran matematika di rumah masing-masing.

Baca juga:   Mudah Pahami FPB dan KPK dengan Metode Demonstrasi

Penggunaan video pembelajaran ini dipilih karena beberapa alasan antara lain pertama video pembelajaran dapat diputar berulang-ulang. Jadi bagi siswa yang belum paham dapat membuka dan mempelajari kembali video pembelajaran tersebut kapanpun dan dimana pun. Kedua, video pembelajaran lebih menarik daripada penjelasan materi seperti biasa dengan metode ceramah oleh guru, karena diselingi dengan gambar atau animasi materi sehingga lebih mudah untuk memahami materi.

Zaman sekarang membuat video pembelajaran tidaklah sulit. Cukup dengan media seperti smartphone, rekam, dan unggah ke portal belajar online atau YouTube.

Sama seperti membuat film, membuat video pembelajaran juga membutuhkan skenario yang berfungsi sebagai pemandu ke mana arah pembicaraan kita ketika direkam. Tulis ringkasan materi bahan ajar yang nantinya bisa dibacakan di depan kamera. Agar proses rekaman lebih bagus dan stabil sediakan ruangan, tripod dan lighting yang mendukung.

Ketika sudah merekam seluruh materi, langkah selanjutnya ialah memastikan video tersebut didukung oleh ilustrasi yang tepat. Misalnya tabel, diagram, animasi, gambar, atau data-data lain dengan mencantumkan sumber saat memasukkan ilustrasi ini ke dalam video. Setelah rekaman video dan ilustrasi sudah terkumpul, baru mengedit video pembelajaran. Software yang bisa digunakan, misalnya saja Kinemaster atau aplikasi lain. Dalam proses ini, kita dituntut untuk bisa berkreasi dan berpikir kreatif agar video pembelajaran bisa tetap seru, menyenangkan, dan tidak membuat jenuh siswa. Jika video dan ilustrasi sudah tergabung, render video dalam format mp4 atau lainnya yang sesuai dengan ketentuan.

Baca juga:   Pembelajaran Kelompok Kelas dengan Home Visit

Langkah terakhir yang harus kita lakukan jika ingin mengunggahnya ke portal belajar atau YouTube. Daftarkan diri terlebih dulu di portal belajar atau situs web terkait, lalu pilih unggah video. Bila proses mengunggah sudah berhasil, maka kita bisa membagikan URL video pembelajaran tersebut pada para siswa.

Walaupun dalam pembuatannya membutuhkan banyak persiapan, namun penggunaan video pembelajaran ini sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran Matematika terutama materi volume bangun ruang. (ti1/lis)

Guru SDN 05 Wanarejan

Author

Populer

Lainnya