Tingkatkan Motivasi Belajar IPS Menggunakan Model Picture and Picture

Oleh : Ari Yuniawan S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BELAJAR adalah perubahan disposisi atau kemampuan yang dicapai oleh seseorang melalui aktivitas dan perubahan ini tidak diperoleh langsung dari proses pertumbuhan seseorang secara alamiah. Belajar secara idealisme adalah kegiatan psiko-fisik-sosio menuju ke perkembangan pribadi seutuhnya. Namun sebagian masyarakat menganggap bahwa belajar adalah usaha untuk memahami materi ilmu pengetahuan. Hal tersebut tidak sepenuhnya salah, karena menurut Reber (dalam Supriyono, 2010:3) mengungkapkan bahwa belajar adalah proses mendapatkan pengetahuan.

Bagaimanakah proses pembelajaran dapat berhasil mencapai tujuannya? Dalam pembelajaran seharusnya melibatkan beberapa aspek yang harus ada dan saling mendukung, selain materi, psikologi peserta didik juga merupakan pendukung utama keberhasilan pembelajaran. Model, metode, dan media pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kesiapan psikologis peserta didik dalam mengikuti seluruh aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan. Sehingga pemilihan metode pembelajaran juga ikut menentukan apakah pembelajaran akan berhasil atau tidak dalam mencapai tujuannya.

Salah satu tugas guru adalah merancanakan pelaksanaan pembelajaran. Dalam perencanaan inilah, guru harus menyusun rencana pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan bermakna sehingga materi pembelajaran dipahami oleh siswa tanpa ada intimidasi dan pemaksaan dalam pembelajaran. Gambar merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi siswa. Hal ini terbukti pada pembelajaran IPS kelas VI SDN 16 Mulyoharjo dalam memahami makna proklamasi kemerdekaan dan upaya mempertahankan kemerdekaan menggunakan metode picture and picture mampu meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa lebih aktif berargumentasi dan berpendapat dalam diskusi kelompok, baik diskusi kelas maupun dalam kelompok kecil.

Baca juga:   Metode PAKEM Tingkatkan Hasil Belajar Siswa

Langkah-langkah pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif picture and picture sebagai berikut, 1) setelah apersepsi guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai, 2) guru menyajikan materi pengantar, 3) guru menunjukkan/memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan peristiwa proklamasi kemerdekaan, 4) siswa mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis dan memberikan alasan/dasar pemikirannya, 5) guru membagikan gambar-gambar lain yang berhubungan dengan proklamasi kemerdekaan dan usaha dalam mempertahankan kemerdekaan untuk dibahas dalam kelompok masing-masing, 6) siswa yang telah berhasil mengurutkan gambar memberikan presentasi didepan kelas dengan menyampaikan alasan dan dasar pemikirannya, 7) setelah semua kelompok mempresentasikan tugas masing masing guru menanamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai, dan 8) siswa dengan bimbingan guru menarik kesimpulan.

Dalam pelaksanana pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan motivasi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa berani berargumentasi dalam menyampaikan dasar pemikiran yang menjadi alasan siswa memilih dan mengurutkan gambar-gambar tersebut. Model ini dapat diterapkan, namun tidak pada semua kompetensi dasar semua mata pelajaran. Model ini membutuhkan persiapan yang cukup memakan waktu. Pencarian gambar-gambar yang sesuai dengan materi tetapi tampil menarik butuh kreativitas dan imajinasi guru dalam mempersiapkannya. Teknologi informasi yang ada pada masa sekarang ini menjadi sangat membantu dalam mempersiapkan pembelajaran ini. Model pembelajaran picture and picture menjadi salah satu model yang dapat dimanfaatkan pada siswa sekolah dasar bahkan seluruh kelas, walaupun harus dipersiapkan secara baik. (ti1/ida)

Baca juga:   Youtube sebagai Media Pembelajaran Menulis Geguritan

Guru SDN 16 Mulyoharjo

Author

Populer

Lainnya