Tantangan Praktikum Fisika dalam PJJ di Masa Pandemi

Oleh: Dra. Dwi Retna Asminah, M.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, FISIKA merupakan salah satu mata pelajaran jurusan IPA yang terbilang sulit dipahami dan sangat membosankan. Namun pelajaran fisika juga bisa menjadi keahlian kita ketika kita bisa belajar dengan sungguh-sungguh. Pengertian fisika yaitu berasal dari kata “physic” yang artinya yaitu alam. Jadi ilmu fisika yaitu sebuah ilmu pengetahuan dimana didalamnya mempelajari tentang sifat dan fenomena alam atau gejala alam dan seluruh interaksi yang terjadi di dalamnya.

Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat dunia mendefinisikan makna hidup, tujuan pembelajaran dan hakikat kemanusiaan. Jika selama ini manusia-manusia dipaksa hidup dalam situasi serba cepat, pekerjaan tanpa henti, dan kejaran target pertumbuhan ekonomi dalam sistem kompetisi. Namun, persebaran Covid-19 yang menjadi krisis besar manusia modern, memaksa kita untuk sejenak bernapas, berhenti dari pusaran sistem, serta melihat kembali kehidupan, keluarga, dan lingkungan sosial dalam arti yang sebenarnya.

Dengan permasalahan tersebut, saya sebagai penulis yang menjadi guru fisika tingkat SMA di SMA Negeri 7 Surakarta, mencari solusi bagaimana agar peserta didik di masa pandemi yaitu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap bisa praktikum tanpa harus hadir di lab, tanpa berkerumun jika harus berkelompok jika mau berdiskusi dengan sesame peserta didik bisa melalui daring zoom meeting atau video call whatsapp dan membuat alat peraga sederhana yang dapat di cari di lingkungan rumah mereka, gagasan tersebut sudah saya terapkan.

Baca juga:   Memahami Materi Perbandingan Matematika dengan Metode Peer Teaching

Prosesnya guru membuatkan petunjuk prakikumnya, yang berisi tentang petunjuk bagamana cara membuar alat peraga dan bagaimana langkah kerja dalam melakukan praktikum sesuai judul permasalahan dalam salah satu materi fisika, peserta didik dapat mengikuti petunjuk praktikum dan dalam praktikum dapat dilakukan di rumah masing-masing yaitu dengan menggunakan alat peraga sederhana yang dapat dibuat peserta didik sendiri secara mandiri.

Agar pembelajaran tidak bosan, saya menerapkan metode eksperimen dengan menggunakan alat peraga sederhana yang bisa di cari di sekitar tempat tinggal. Saya pada materi fluida dinamis menugaskan siswa untuk membuat alat peraga sederhana yaitu membuat alat peraga dan bahan yang digunakan, yaitu alat peraga botol plastik bening 1 liter yang sudah tidak terpakai, botol plastik adalah media nyata dalam upaya membantu pemahaman konsep peserta didik tentang hukum bernoulli untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar serta mendorong peserta didik terlibat secara aktiv untuk meningkatkan prestasinya melalui pengalaman belajarnya.

Melalui percobaan membuat sendiri dengan botol plastik yang diberi beberapa lobang kebocoran lalu diisi air, diukur waktu pancaran air sampai tanah dan penggaris guna mengukur jangkauan dari pancaran air yang keluar dari lobang botol tersebut untuk mendapat konsep tentang hokum Bernoulli dengan menerapkan teorema Totticelli untuk mengamati jangkauan pancaran air yang keluar pada beberapa kebocoran, sehingga juga bisa mengetahui komponen apa yang menentukan jauh dekatnya pancaran air.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Teks dengan Metode Think Pair Share

Apabila peserta didik telah mampu menyelesaikan tugas yang diberikan yaitu praktikum dengan alat peraga sederhana yang dibuat sendiri, peserta didik mengirimkan hasil praktikum dan menyelesaikan laporan dengan mengirim dokumen/foto alat peraga kepada guru melalui Google classroom (GC) untuk diberi nilai dan komentar sebagai bentuk apresiasi guru terhadap usaha yang dilakukan peserta didik. Serta terus mengingatkan peserta didik untuk menanamkan konsep tersebut dengan baik.

Media pembelajaran dengan alat peraga sederhana yaitu botol plastik yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah karena pembelajaranj jarak jauh mampu menumbuhkan sikap tanggungjawab, kreatif, berani, motivasi, semangat, yakin dan percaya diri. Peningkatan tersebut berdampak baik pada perkembangan karakter peserta didik dan juga dalam hasil pembelajaran meningkat

Dengan menggunakan alat peraga botol plastik terbukti mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan penerapan hukum bernoulli meski dalam masa pandemi dimana pembelajatan jarak jauh, sehingga tidak mengalami kejenuhan. Dan sebagai hasil adalah ketuntasan belajar peserta didik pada mata pelajaran Fisika kompetensi fluida dinamis penerapan hukum bernoulli pada peserta didik SMAN 7 Surakarta semakin meningkat. (kb4/zal)

Guru SMAN 7 Surakarta

Author

Populer

Lainnya