Podcast Tugas Kreatif Sejarah Masa Pandemi

Oleh: Sri Muryanti, M.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Penugasan dalam pembelajaran sejarah masa pandemi tidak bisa dihindari. Hal ini disebabkan terbatasnya jam mengajar dan banyaknya materi yang harus disampaikan. Maka, siswa dituntut lebih banyak untuk belajar sendiri.

Untuk itu dibutuhkan penugasan untuk mengembangkan kemampuan anak dalam menyerap materi pelajaran. Dalam memberikan tugas, guru juga harus memikirkan berbagai pertimbangan antara lain waktu mengerjakan siswa yang terbatas, adanya protokol kesehatan, sehingga dalam pemberian tugas kelompok dalam jumlah besarpun perlu dipertimbangkan lagi.

Orientasi penugasan sejarah lebih ditujukan kepada peran aktif siswa untuk belajar dan guru hanya sebagai fasilitator. Jika guru kurang memberi ruang kepada siswa untuk aktif dalam pengerjaan tugas, akibatnya siswa menjadi pasif dan kurang termotivasi untuk mengerjakan tugas tersebut. Sehingga tugas sejarah masih dianggap sebagai tugas yang biasa saja dan membosankan.

Solusi untuk memecahkan masalah di atas adalah pembuatan video podcast sebagai penugasan sejarah yang menyenangkan serta menuntut kreatifitas siswa dalam menggali dan mengembangkan materi pelajaran dari narasumber yang diwawancarai.

Di era global ini contoh podcast sedang viral di media sosial, berbagai konten ada di sosmed. Sehingga siswa bisa mencari contoh dengan mudah. Materi tugas sudah diarahkan sesuai materi pelajaran sejarah. Agar podcast bisa disajikan dengan baik, siswa harus belajar. Minimal membaca dan memahami materi yang diangkat menjadi temanya.

Baca juga:   Mengenal Matematika dengan Alat Peraga

Penggunaan podcast dalam penugasan sejarah ini diawali dari pemberian tugas kepada siswa. Langkah-langkahnya yaitu siswa diharuskan berpasangan, atau maksimal 3 orang, karena mengingat masa pandemi, harus menerapkan protokol kesehatan. Satu siswa menjadi pewawancara dan siswa yang lainnya menjadi narasumber berikutnya nanti dilakukan secara bergantian.

Dari awal si pewawancara sudah menyampaikan tema atau materi yang diangkat. Selama kegiatan berlangsung, siswa mendokumentasikan dalam bentuk video. Siswa diberi kebebasan untuk menentukan lokasi yang berada di sekitar tempat tinggal atau di dalam rumah atau sekitar sekolah. Waktu penyelesaian podcast selama satu bulan. Sehingga tugas bisa dikumpulkan satu bulan setelah materi diberikan.
Selanjutnya guru mengumpulkan tugas-tugas siswa tersebut dalam bentuk padlet. Agar ada kesan yang mendalam dan membiasakan diri agar siswa semangat dalam berkompetisi, maka setelah semua podcast dikemas dalam bentuk padlet hasilnya dishare di Google Classroom mereka. Podcast yang terbaik akan mendapatkan reward dari guru.

Pemberian tugas yang berbeda dari biasanya menyebabkan anak menjadi tertarik dan tidak bosan untuk mengerjakan tugas. Dalam era pembelajaran modern seperti sekarang ini pemberian kesempatan kepada siswa untuk mencari sendiri informasi tentang materi yang dipelajarinya adalah sesuatu yang menyenangkan.

Baca juga:   Meningkatkan Motivasi Belajar Munakahat Siswa melalui Video Akad Nikah

Pembelajaran seperti ini menjadikan siswa percaya diri dan bersemangat untuk mencari tahu lebih banyak tentang materi pelajaran. Hal ini sesuai dengan teori belajar yang dikemukakan oleh Ujang Sukardi (2004:3) yang mengatakan, belajar merupakan proses aktif membangun makna atau pemahaman dari informasi dan pengalaman oleh si pembelajar atau dapat disimpulkan bahwa pemahaman pengetahuan yang dimiliki siswa berdasarkan informasi dan pengalaman yang dimilikinya.

Dari pengalaman yang dilakukan oleh penulis dalam pembelajaran sejarah pemberian tugas berupa podcast, materi terserap dengan baik dengan dengan suasana yang berbeda. Menarik, menyenangkan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi siswa. (kb4/lis)

Guru Sejarah SMA Negeri 1 Jakenan, Pati

Author

Populer

Lainnya