Raket Tonnis, Alternatif Pengganti Tongkat Kasti

Oleh : Rizky Widya G, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kasti merupakan salah satu cabang olah raga yang sangat populer di Indonesia. Kasti salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Termasuk dalam olah raga tradisional yang mengutamakan berbagai unsur, yakni kekompakan, ketangkasan, dan kegembiraan.

Permainan olah raga kasti ini biasa dilakukan di tempat terbuka atau lapangan. Pada anak-anak usia sekolah dasar(SD), permainan ini bisa untuk melatih kedisiplinan, keberanian, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas antarteman.

Permainan kasti yang baik, anak-anak dituntut memiliki beberapa keterampilan yang wajib dilakukan dalam permainan kasti. Seperti memukul, melempar, dan menangkap bola. Tentunya diikuti dengan kemampuan berlari. Kasti sendiri dimainkan dua regu. Yakni regu pemukul dan penjaga. Dalam permainan kasti sendiri, sangat mengandalkan kerja sama dalam satu regu.

Oh iya, untuk pembelajaran permainan kasti kali ini kita fokus pada teknik memukul untuk anak-anak mulai kelas I sampai kelas IV. Tentunya di usia tersebut masih mempunyai kesulitan untuk memukul bola yang dilempar oleh regu lawan untuk dipukul menggunakan stik atau tongkat kasti. Tidak mudah seperti yang dilihat saat memukul bola mengenai sasaran.

Bagaimana caranya supaya anak-anak mempunyai mental keberanian memukul mengenai alat pemukul. SDN 1 Pegulon, Kecamatan Kendal, mempunyai alternatif metode pembelajaran teknik memukul bola kasti dengan memodikasi tongkat kasti menggunakan raket tonnis. Ukuran raket tonnis sendiri memiliki bentuk lebih lebar, tentunya lebih mudah untuk memukul bola kasti mengenai sasaran. Raket tonnis bisa dibikin sendiri dari bahan dasar kayu multiplek atau papan. Dengan spesifikasi tebal kayu 8 sampai 10 mm, lebar bagian pemukul 20 cm dan panjang sekitar 24 cm, panjang pegangan 13 cm.

Baca juga:   Menumbuhkan Jiwa Enterpreneurship Siswa lewat Koperasi Sekolah

Permaianan bola kasti memiliki beberapa cara teknik memukul bola di antaranya, pukulan melambung, pukulan mendatar, dan pukulan merendah. Pukulan melambung adalah bertujuan agar bola yang dipukul melambung jauh dan tinggi sehingga sangat sulit untuk ditangkap oleh lawan. Adapun cara melakukan pukulan melambung dengan membuka kaki hingga kaki kiri berada di depan, dan kaki kanan berada agak ke belakang.

Sementara posisi tangan yang memegang pemukul agak menyerong hingga membentuk sudut 45 derajat. Fokus pada arah datangnya bola dan pukul bola sekuat mungkin hingga bola melambung tinggi ke udara.
Pukulan mendatar memukul bola dengan kecepatan penuh dan mengarah ke depan. Teknik pukulan ini biasanya akan sulit diantisipasi oleh lawan yang bertubuh tinggi. Adapun cara melakukan pukulan mendatar adalah dengan buka kaki dan letakkan kaki kiri di depan dan kaki kanan agak ke belakang. Posisikan pemukul sejajar dengan bahu dan luruskan tangan kiri agar bola datang secara mendatar. Lalu pukul bola sekuat mungkin dengan cara mendatar ke depan.

Baca juga:   Gaya Nasio Oke, Wester No!

Pukulan merendah adalah memukul bola ke arah bawah agar bola bisa memantul ke tanah dan lawan sulit memprediksi arah datangnya bola. Cara melakukan pukulan merendah adalah dengan memposisikan kaki kiri di depan kaki belakang. Ayunkan pemukul ke arah atas belakang, lalu fokus pada arah datangnya bola. Pukul bola ke arah bawah sekuat mungkin agar lawan menjadi semakin sulit memperkirakan arah datangnya bola.

Teknik memukul bola dalam permainan bola kasti, kekuatan tangan dan fokus menjadi kunci utama untuk bisa memukul bola dengan kuat. Pukulan akan semakin baik jika semakin sering melakukan latihan.
Melihat hasil modifikasi pembelajaran teknik pemukul dalam permainan bola kasti, menggunakan raket tonnis yang diterapkan pada kelas IV SDN 1 Pegulon, Kecamatan Kendal, ini mampu menarik minat siswa untuk terus berlatih memukul bola kasti mengenai bidang sasaran.

Seringnya latihan menggunakan raket tonnis mengenai bidang sasaran, maka siswa akan tumbuh percaya diri dan keberanian mencoba beralih menggunakan tongkat kasti. (pg1/lis)

Guru PJOK SDN 1 Pegulon, Kec. Kendal, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya