Pembelajaran Materi Hewan Halal dan Haram dengan Make a Match

Oleh : Misni Wamroh, S.Ag

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan fondasi dasar bagi kehidupan manusia. Setiap anak sejak usia dini, belajar untuk mengembangkan dan menggunakan kekuatan mental, moral dan fisik mereka. Semua itu mereka peroleh melalui pendidikan. Pendidikan sangat penting bagi anak karena dapat mendidik anak mencapai impiannya. Salah satu pendidikan yang dipupuk sejak dini adalah pendididkan Agama terutama pendididikan Islam bagi kita sebagai muslim.

Dalam kesempatan ini akan diberikan pembelajaran kepada anak untuk mengenal hewan yang halal dan haram. Memang Allah SWT menciptakan hewan yang halal juga menciptakan hewan yang haram. Tujuannya untuk mengetahui apakah berfaedah bagi tubuh kita jika kita mengkonsumsinya.

Termaktub juga dalam Alquran surat an Nahl ayat 114 yang artinya “Makan makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu. . . . ” Penerapan metode Make a Match akan dilaksanakan pada kelas VIII di SMP Negeri 1 Pemalang. Dengan metode ini maka guru bisa mengetahui ketelitian siswa dalam mengelompokkan hewan yang halal dan haram.

Adapun tujuan kita memakan makanan yang halal adalah untuk mendidik manusia menjadi orang yang baik, tertib, teratur dan selalu sehat. Makanan yang halal mempunyai pengaruh yang besar terhadap kesehatan jasmani dan akhlak manusia.

Baca juga:   Menulis Teks Prosedur Lebih Mudah dengan Media Audio-Visual

Makanan yang halal memiliki ciri-ciri : baik, bergizi, tidak kotor, bermanfaat bagi tubuh, tidak basi dan tidak najis, tidak menjijikkan, tidak memabukkan, tidak merusak organ, dan memperolehnya dengan cara yang halal. Adapun jenis makanan halal antara lain: segala jenis biji-bijian, segala ikan yang hidup di air, segala jenis binatang hidup di darat seperti kerbau, sapi, ayam dan unggas.

Makanan haram adalah makanan yang dilarang dikonsumsi oleh orang yang beriman. Karena akan menimbulkan efek negatif bagi orang yang mengonsumsinya dan dapat berpengaruh bagi kesehatan tubuh, akal pikiran serta akhlak. Adapun jenis makanan yang haram adalah : bangkai, darah, daging babi, binatang yang disembelih tidak menyebut asma Allah SWT, barang yang menjijikkan/busuk, makanan yang memabukkan seperti ganja, opium, marijuana, binatang yang telah diharamkan oleh nash.

Jenis-jenis hewan yang halal dimakan yaitu binatang darat (ternak) seperti unta, sapi, ayam, kerbau, kuda, kelinci, dan sebagainya. Ada juga binatang laut seperti: berbagai macam ikan.

Di sini guru memberikan gambar hewan halal dan haram. Dan dibuatkan skema. Maka siswa maju satu persatu untuk mengambil gambar hewan yang telah dipersiapkan oleh guru. Lalu menempelkan pada skema termasuk hewan halal atau haram.

Baca juga:   Metode Teka-Teki Silang Tingkatkan Minat dan Hasil Belajar IPS

Setelah selesai menempelkan pada tempatnya maka guru memberi jawaban benar atau salah pada gambar hewan yang telah ditempelkan. Selanjutnya siswa memberi apresiasi menjawab kenapa menempelkan gambar tersebut di skema hewan halal atau hewan haram.

Setelah itu dapat ditarik kesimpulan bahwa makanan dapat mempengaruhi jiwa dan sikap mental pemakannya. Makanan yang buruk bisa membawa sikap yang buruk, begitu pula makanan yang baik dan halal membuat pemakannya mampu bersikap mampu bersikap baik pula.

Agar terhindar dari makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan sangat diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: Selalu waspada terhadap makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan, selektif dalam memilih makanan yang dikonsumsi, mencari informasi tentang makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan baik dari surat kabar, buku, maupun internet. (pg1/ton)

Guru SMP Negeri 1 Pemalang

Author

Populer

Lainnya