Belajar Sistem Pencernaan Menyenangkan dengan Make a Match dan Gambar

Oleh : Suzana, S.P

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu tujuan dari pembelajaran IPA adalah membantu siswa untuk membangun pengetahuan konsep yang dipelajarinya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun kenyataannya, banyak siswa yang menganggap IPA adalah pelajaran yang sangat sulit dan membosankan. Salah satu faktor penyebab rendahnya minat siswa untuk belajar IPA karena metode yang dipakai kurang tepat dan penggunaan permainan masih sangat jarang dilakukan. Untuk menciptakan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, kadangkala pembelajaran harus dilakukan di luar kelas sehingga siswa tidak merasa bosan. Salah satu cara memotivasi siswa dengan menyajikan materi pembelajaran dalam bentuk permainan.

Sistem pencernaan merupakan salah satu materi yang dianggap sulit oleh sebagian besar siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wonopringgo, karena di dalamnya ada beberapa organ yang tidak bisa dicermati secara langsung oleh mata.

Dalam hal ini, pembelajaran secara kontekstual dalam bentuk permainan edukasi perlu dikenalkan kepada siswa agar mereka bisa memahami materi dengan baik. Salah satunya dengan menggunakan media berupa gambar atau foto pada model pembelajaran kooperatif tipe make a match.

Penggunaan media diharapkan dapat merangsang siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih menarik perhatian dan menyenangkan. Sesuai dengan pendapat Trianto (2007) yang menyatakan bahwa manfaat media pembelajaran untuk memperjelas materi yang disampaikan guru sehingga siswa menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:   Penerapan Model Problem Base Learning dalam Pembelajaran Menendang Bola

Pembelajaran kooperatif tipe make a match adalah suatu permainan edukasi dengan cara bekerja sama antara 2 anak atau lebih dengan sistem mencari pasangan yang tepat dari soal dan jawaban yang ada. Model pembelajaran ini dapat memberikan pelajaran kepada siswa agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara bekerjasama.

Langkah-langkahnya adalah pertama, guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok (satu bagian berupa kartu soal atau gambar dan bagian lainnya berupa kartu jawaban). Kedua, guru membagi siswa menjadi dua kelompok yaitu kelompok soal atau gambar dan kelompok jawaban. Posisi kelompoknya diatur secara berhadapan. Ketiga, guru memberikan batasan waktu permainan sehingga tidak mengganggu jam pelajaran lain. Keempat, setiap siswa mendapat satu kartu dan memikirkan jawaban atau soal dari kartu yang dipegang. Kelima, tahap penyampaian, siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (kartu soal atau kartu jawaban). Keenam, siswa yang sudah dapat mencocokan kartunya sebelum batas waktu yang ditentukan diberi poin (nilai). Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya. Ketujuh, pembahasan dan kesimpulan. Siswa bersama guru membahas setiap pertanyaan atau gambar yang ada pada kartu soal sambil guru menjelaskan media/gambar yang ada pada kartu soal. Kedelapan, pemberian penghargaan.

Baca juga:   Video Pembelajaran Permudah Siswa Belajar Barisan Aritmetika dalam PJJ

Penghargaan diberikan kepada siswa yang dapat menemukan pasangan kartunya dengan benar sebelum batas waktu yang ditentukan. Penghargaan bisa berupa tepuk tangan, pujian atau hadiah kepada siswa. Menurut Djamarah (2002), penghargaan terhdap prestasi siswa merupakan salah satu cara untuk membangkitkan motivasi belajar siswa dan bisa merangsang siswa untuk lebih berprestasi lagi di kemudian hari.

Penggunaan media gambar dalam model pembelajaran tipe make a match ternyata mampu menciptakan pembelajaran yang kontekstual sehingga siswa lebih mudah memahami materi dengan baik. Dalam model pembelajaran kooperatif tipe make a match ini kerja sama antar iswa terwujud secara dinamis melalui diskusi kelompok antara 2 orang. Selain itu, juga mampu menciptakan suasana aktif dan menyenangkan sehingga secara umum mampu meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Wonopringgo pada materi sistem pencernaan sampai taraf ketuntasan belajar. (pg1/lis)

Guru IPA SMPN 2 Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya