Model Answer Playing Bikin Asyik Belajar Tematik

Oleh ; Nurul Qomariah S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PROSES pembelajaran merupakan suatu proses yang mengandung serangkaian pelaksanaan oleh guru dan siswa atas dasar hubungan timbal-balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu. Interaksi atau hubungan timbal balik antara guru dan siswa ini merupakan syarat utama bagi berlangsungnya proses pembelajaran. Pada kenyataan yang kita lihat di sekolah-sekolah, seringkali guru terlalu aktif di dalam proses pembelajaran. Sementara siswa dibuat pasif, sehingga interaksi antara guru dengan siswa dalam proses pembelajaran tidak efektif. Jika proses pembelajaran lebih didominasi oleh guru, maka efektivitas pembelajaran tidak akan dapat dicapai.

Untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang efektif, guru dituntut agar mampu mengelola proses pembelajaran yang memberikan rangsangan kepada siswa sehingga ia mau dan mampu belajar. Hasil belajar peserta didik yang selalu menurun tanpa ada kesemangatan untuk belajar merupakan masalah yang dihadapi oleh peserta didik SDN 02 Langkap, Kedungwuni, kelas VI yaitu pada KD menuju masyarakat sehat. Untuk menjadi guru yang disenangi dan memberi semangat belajar siswa, selain dengan pengelolaan berbagai komponen pembelajaran, guru harus pintar dalam membuat strategi pembelajaran. Hendaknya guru juga menguasai berbagai kompetensi agar kemampuannya selalu optimal dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas.

Baca juga:   Menulis Narrative Text Gunakan Teknik Picture Series

Melihat permasalahan di atas, maka penulis menentukan model pembelajaran yang bisa memicu siswa untuk bersemangat lagi belajar matematika. Yaitu dengan menerapkan metode answer playing (bermain jawaban). Metode pembelajaran answer playing (AP) sebagai model pembelajaran yang lebih tepat digunakan untuk menyampaikan materi baru. Seperti halnya guru melakukan pre test atau post test dalam proses pembelajaran. Model ini diawali dengan pengajuan beberapa pertanyaan kepada siswa dengan mengacu pada jawaban-jawaban yang diungkapkan oleh siswa.

Langkah-langkah pembelajaran AP sebagai berikut, pertama, guru mengawali pembelajaran menyampaikan tujuan pembelajaran. Kedua, guru menyampaikan beberapa pertanyaan yang untuk mendapatkan jawaban singkat dan masing- masing pertanyaan ditulis pada selembar kertas. Ketiga, jawaban-jawaban tersebut ditulis dengan jumlah pertanyaan. Keempat, jawaban-jawaban tersebut dikelompokkan dengan kategori tertentu. Keempat, jawaban-jawaban tersebut dimasukkan kedalam satu wadah/kotak dan setiap wadah ditulis nama kategorinya. Kelima, simpan kotak yang berisi jawaban tersebut di meja guru. Keenam, siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri atas 3-5 orang. Ketujuh, masing-masing kelompok diberi beberapa pertanyaan dengan jumlah pertanyaan yang sama. Kedelapan, masing-masing kelompok berdiskusi untuk menjawab dan mencari kira-kira dikotak mana jawaban tersebut berada. Kesembilan, salah satu kelompok membacakan pertanyaan dan anggota kelompoknya membacakan jawaban sesuai dengan kartu yang diambilnya. Kesepuluh, selanjutnya giliran kelompok yang lain untuk melakukan hal yang sama sampai pertanyaan habis. Kesebelas, guru melakukan klarifikasi terhadap proses pembelajaran sekaligus memberikan penguatan dan reward.

Baca juga:   Belajar Matematika Menyenangkan dengan “Tante Lis Berulah”

Dengan penerapan pembelajaran di SDN 02 Langkap ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dapat menyebabkan unsur-unsur psikologis siswa menjadi termotivasi untuk lebih aktif. Sebab adanya rasa kebersamaan dalam kelompok, mereka lebih mudah berkomunikasi dengan bahasa yang lebih sederhana. (ce3/ida)

Guru SDN 02 Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya