Tes Evaluasi Tingkatkan Keterampilan Bermain Bulu Tangkis

Oleh : Kamali S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BULU tangkis merupakan salah satu olahraga yang terkenal di dunia. Ini menarik berbagai kelompok umur, berbagai tingkat keterampilan, baik pria maupun wanita. Mereka bisa memainkan olahraga ini di dalam maupun di luar ruangan untuk rekreasi maupun ajang pertandingan shuttlecock. Bulu tangkis tidak dipantulkan dan harus dimainkan di udara, sehingga permainan ini merupakan permainan cepat yang membutuhkan gerak reflek yang baik dan tingkat kebugaran yang tinggi (Tony Gric:1999).

Bulu tangkis merupakan cabang olahraga yang membutuhkan fisik prima, khususnya daya tahan tubuh secara keseluruhan. Di samping menunjukkan ciri aktivitas jasmani yang memerlukan kemampuan aerobik. Jika disimak dari aspek pelaksanaan stroke (teknik memukul bola) satu per satu. Namun rangkaian kegiatan secara keseluruhan yang dilaksanakan dalam satu permainan. Bulu tangkis merupakan cabang anaerobik dominan. Ciri itu disimpulkan dari sifat cabang olahraga bulu tangkis berdasarkan tuntutan kondisi fisik atau kesegaran jasmani.

Kesegaran jasmani merupakan hal yang sudah populer di kalangan masyarakat saat ini untuk mempertegas agar pengertiannya lebih sesuai apa yang dimaksud. Ada beberapa pendapat kesegaran jasmani menurut Rubiyanto (2003:52) yang ditulis dalam buku diktat yang diberi judul ilmu pelatihan dasar yang menjelaskan tentang definisi kesegaran jasmani. Bahwa kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari–hari dengan giat dan waspada tanpa mengalami kelelahan yang berarti serta masih memiliki cadangan energi untuk mengisi waktu luang. Bahkan mampu menghadapi hal–hal yang darurat atau tidak terduga sebelumnya atau bersifat emergency.

Baca juga:   Tingkatkan Prestasi Belajar Matematika dengan Kuantum pada Pembelajaran Luring

Tes evaluasi belajar keterampilan bulu tangkis bertujuan memahami dan meningkatkan keterampilan bermain bulu tangkis. Hal ini mencakup keterampilan teknik pukulan dengan kecepatan tinggi. Peserta didik bisa bermain menurut peraturan yang berlaku. Dalam tes evaluasi, belajar keterampilan bulu tangkis ini mempunyai dua bagian yang saling berkaitan. Pertama, pemahaman penguasaan teori dari permainan bulu tangkis. Sedangkan yang kedua, menyangkut masalah penguasaan kecakapan yang harus dikuasai baik penguasaan teknik pukulan, pola pukulan, maupun cara bermain bulu tangkis yang dipraktikkan pada siswa kelas VI SD Negeri Kedokansayang 01, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.

Dalam penelitian tes evaluasi belajar keterampilan bulu tangkis ini menggunakan penilaian yang kedua. Yaitu mengangkat masalah kecakapan yang harus menggunakan tes kecakapan bulu tangkis. Ini sebagai bahan perbandingan menilai bermain bulu tangkis yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kecakapan bermain pada pemain. Ini merupakan tes baterai yang terdiri atas empat item (Tohar 1997;150). Item tes ini meliputi, 1) wall volly, 2) serve pendek, 3) serve panjang, dan 4) clear tes. Berdasarkan uraian di atas, alasan pemilihan judul di atas dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, seorang pemain bulu tangkis yang mempunyai tingkat kesegaran jasmani yang digunakan untuk menunjang kemampuan bermain bulu tangkis. Kedua, tes evaluasi belajar keterampilan bulu tangkis yang baik akan menunjang kemampuan bermain bulu tangkis. (ti2/ida)

Baca juga:   Gerakan Literasi Sekolah Mesem Meningkatkan Minat Baca Siswa

Guru PJOK SDN Kedokansayang 01, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal

Author

Populer

Lainnya