Discovery Learning dengan Media Puzzle Kehidupan 2 Zaman

Oleh: Merta Irawan, S.Pd, M.Kom

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KOMPETENSI Dasar (KD) Memahami perubahan masyarakat Indonesia pada masa Praaksara, masa Hindu-Buddha dan masa Islam dalam aspek geografis, ekonomi, budaya, pendidikan dan politik. Pada Sub KD perubahan masyarakat Indonesia pada masa praaksara tepatnya masa zaman batu merupakan konten materi yang masih abstrak dan membutuhkan penyampaian pembelajaran yang efektif dan menyeluruh. Selain itu diperoleh pencapaian hasil belajar rata-rata nilai kelas sebesar 67,01 dengan 7 peserta didik tuntas (22%) dan 25 peserta didik tidak tuntas (78%) pada kelas VII F SMPN 1 Ambarawa TP 2017/2018. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul “Penerapan Model Discovery Learning dengan Media Puzzle Kehidupan 2 Zaman untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Materi Masa Praaksara bagi Peserta Didik Kelas VII F Semester 2 SMPN 1 Ambarawa Tahun Pelajaran 2017/2018”. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar materi masa praaksara bagi peserta didik kelas VII F SMPN 1 Ambarawa tahun pelajaran 2017/2018 melalui penerapan model discovery learning dengan media puzzle “Kehidupan 2 Zaman”.

Media puzzle “Kehidupan 2 Zaman” merupakan hasil inovasi pembelajaran. Alat peraga ini merupakan real games yang terdiri dari beberapa gambar kehidupan zaman praaksara dan zaman now. Dengan media ini pemahaman peserta didik akan paham zaman praaksara terlihat lebih kongkret.
Hasil pengamatan menunjukan bahwa penggunaan media permainan puzzle “ Kehidupan 2 Zaman” mempunyai dampak pada aktivitas belajar IPS dan hasil belajar IPS di kelas VII F SMP Negeri 1 Ambarawa Tahun Pelajaran 2017/2018.

Baca juga:   Peran Guru BK dalam Masa Pandemi Covid-19

Aktivitas belajar IPS yang diamati pada aspek diskusi, kerja sama dan keaktifan. Menunjukan peningkatan dari tindakan siklus I dan tindakan siklus II. Rata-rata aktivitas belajar dari kondisi awal, tindakan siklus I dan tindakan siklus II mengalami peningkatan. Tindakan pada siklus I nilai rata-rata naik 0,38 dari 3,10 menjadi 3,48. Sedangkan tindakan pada siklus II rata-rata juga naik 0,70 dari 3,48 menjadi 4,18.

Hasil belajar IPS yang diperoleh berdasarkan nilai tes tertulis menunjukan peningkatan dari kondisi awal, tindakan siklus I dan tindakan siklus II. Pada kondisi awal terlihat persentase ketuntasan hasil belajar sangat kecil yaitu 22%. Setelah diberi tindakan siklus I meningkat naik menjadi 74% dan pada siklus II naik menjadi 81%. Indikator kinerja penelitian menunjukan keberhasilan direfleksikan dengan 70% siklus I dan 80% siklus II peserta didik memperoleh nilai hasil belajar >74. Berdasarkan persentase hasil belajar di atas maka hasil tindakan siklus I dan tindakan siklus II telah mencaai indikator tersebut. Untuk meningkatkan hasil belajar IPS materi zaman praaksara dapat menggunakan media puzzle “Kehidupan 2 Zaman” pada peserta didik kelas VII F SMP Negeri 1 Ambarawa Tahun Pelajaran 2017/2018 dari kondisi awal 22% menjadi 81% di tindakan siklus II.

Baca juga:   Pembelajaran PAI dan BP dengan Metode Role Playing

Berdasarkan perbandingan data kondisi awal, siklus I dan siklus II yang diuraikan dalam pembahasan dapat disimpulkan bahwa tindakan siklus I dan tindakan siklus II membawa peningkatan pada aktivitas belajar dan hasil belajar. Aktivitas belajar IPS mengalami peningkatan rata-rata skor 3,10 di kondisi awal menjadi 4,18 di kondisi akhir (tindakan siklus II) berarti meningkat 0,70. Persentase jumlah peserta didik kategori aktivitas belajar meningkat dari 24% menjadi 88%, berarti meningkat 64%. Hasil belajar juga meningkat dari rata-rata skor 67 menjadi 84, berarti meningkat 17. Persentase jumlah peserta didik yang tuntas belajar meningkat dari 22% menjadi 75%, berarti naik 81%.

Hasil akhir penelitian bisa disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar melalui media permainan puzzle ‘Kehidupan 2 Zaman” dan dapat meningkatkan hasil belajar materi zaman batu dan zaman perkembangan manusia pada masa praaksara.

Hendaknya mempergunakan konsep media permainan puzzle “Kehidupan 2 Zaman” dalam pembelajaran yang berkaitan dengan sejarah atau masa dahulu untuk meningkatkan ketuntasan materi yang disampaikan dan keaktifan dalam pembelajaran. (bw2/zal)

Guru SMPN 1 Ambarawa

Author

Populer

Lainnya