Belajar Matematika di Rumah saja dengan PBA

Oleh : Dra. Restin Susiana Purwanti

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Disdikbud Kendal memutuskan pembelajaran semester II tahun pelajaran 2020/2021 untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta tetap melaksanakan BDR (Belajar Dari Rumah).

BDR merupakan pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) berdasarkan SE Mendikbud No 4 Tahun 2020. Proses Belajar dari Rumah dilaksanakan dengan ketentuan belajar dari rumah melalui pembelajaran daring/jarak jauh dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa. Tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Belajar dari rumah difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19. Aktivitas dan tugas pembelajaran bervariasi antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar di rumah. Bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan berguna dari guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif.

Untuk mendukung pelaksanaan BDR, Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan modul Pembelajaran Berbasis Aktivitas (PBA) sebuah alternatif Pembelajaran Jarak Jauh.

Baca juga:   Dongkrak Minat Belajar PKn dengan Metode Bermain Peran

Pembelajaran Berbasis Aktivitas (PBA) adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang menekankan kepada aktivitas siswa secara optimal untuk memperoleh hasil belajar berupa perpaduan antara aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara seimbang (Made Wena, dkk.: 2017).

Penulis menerapkan PBA pada pembelajaran materi bangun ruang sisi lengkung (luas tabung) bagi siswa kelas IX SMPN 3 Patean Kendal semester II tahun pelajaran 2020/2021. Yakni melalui WhatsApp (WA) grup kelas penulis menyampaikan tujuan pembelajaran. Melalui aktivitas menghias tabung kalian dapat menentukan luas permukaan tabung serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan tabung secara tepat. Selain itu diharapkan memiliki kecakapan penerapan luas tabung dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam membuat cover, wallpaper, atau grafiti pada bangun berbentuk tabung.

Sebelum memulai aktivitas, selalu berdoa agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada kita semua dan dimudahkan dalam menuntut ilmu serta mendapatkan manfaat dunia dan akhirat. Tetap semangat. Tetap jaga kesehatan.

Siapkan sebuah benda berbentuk tabung yang ada di lingkungan sekitar rumah. Siapkan kertas polos untuk melapisi permukaan tabung dan jiplak bagian tutup selimut dan alas. Guntinglah kertas hasil jiplakan tutup, selimut dan alas tabung. Hasil guntingan kertas tutup berupa, hasil guntingan kertas selimut berupa, dan hasil guntingan kertas alas berupa. Kemudian gambarlah hasil guntingan kertas tutup, selimut, dan alas tabung pada kotak berikut.

Baca juga:   PJJ Materi Alat Optik dengan GC di Tengah Pandemi Covid-19

Tempelkan kertas hasil guntingan jiplakan tutup, selimut dan alas pada permukaan tabung. Gambarlah dan hiaslah agar tabung tersebut terlihat indah. Berdasarkan aktivitas yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa jarring-jaring tabung memiliki dua sisi berbentuk lingkaran (alas dan tutup tabung) dan satu sisi berbentuk persegi panjang (selimut tabung).
Siswa diminta mempelajari soal-soal yang berkaitan dengan luas permukaan tabung. Pada akhir pembelajaran siswa mengerjakan penilaian yang dikerjakan secara daring. Hasil penilaian memuaskan, dengan ketuntasan belajar 85% dengan rata-rata mencapai 80, dan 85% siswa menyatakan cukup senang dengan pembelajaran berbasis aktivitas yang mereka lakukan. (lbs1/lis)

Guru Matematika SMPN 3 Patean Kendal

Author

Populer

Lainnya