Metode Picture and Picture Bikin Belajar Caption Jadi Asyik

Oleh : Sabrawi, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar adalah suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Pembelajaran menyenangkan yang membuat siswa antusias dalam belajar menjadi desain rencana mengajar yang paling menantang. Betapa tidak, karena dengan suasana menyenangkan siswa akan mudah memahami dan merasa nyaman dalam mempelajari pengetahuan yang disampaikan oleh siswa.

Dalam mengajar bahasa Inggris di kelas XII di SMA Negeri 1 Kajen masih ada siswa yang tidak fokus dan mudah bosan dalam menerima pembelajaran. Maka, penulis menerapkan metode picture picture pada materi caption.

Menurut Agus Suprijono (2009:110) picture and picture adalah metode belajar yang menggunakan gambar dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis.

Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan.

Model pembelajaran ini mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran. Sehingga sebelum proses pembelajaran guru sudah menyiapkan gambar yang akan ditampilkan baik dalam bentuk kartu atau dalam bentuk carta dalam ukuran besar. Atau jika di sekolah sudah menggunakan ICT dalam menggunakan power point atau software yang lain.

Materi caption pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas XII memuat kompetensi dasar ranah pengetahuan membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan beberapa teks khusus dalam bentuk teks caption, dengan memberi dan meminta informasi terkait gambar, foto, table, grafik, atau bagan, sesuai konteks penggunaannya. Serta menjelaskan fungsi sosial teks caption terkait gambar, foto, grafik, atau bagan.

Baca juga:   Belajar Tenses Mudah dengan Jari-Jari Tangan

Langkah-langkah dalam model pembelajaran picture and picture

pada materi caption bahasa Inggris kelas XII sebagai berikut: pertama, melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran.

Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin mengaitkan materi, tema kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik. Kemudian, guru menyampaikan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai.

Di langkah ini guru diharapkan untuk menyampaikan apakah yang menjadi kompetensi dasar mata pelajaran yang bersangkutan. Setelah itu, memberikan materi pengantar sebelum kegiatan. Penyajian materi sebagai pengantar sesuatu yang sangat penting, dari sini guru memberikan momentum permulaan pembelajaran.

Guru menyediakan gambar-gambar yang akan digunakan (berkaitan dengan materi caption). Dalam proses penyajian materi, guru mengajar siswa ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya.

Guru menunjuk siswa secara bergilir untuk mengurutkan gambar-gambar beserta caption-caption yang sesuai dengan gambar. Setelah itu, guru memberikan pertanyaan mengenai alasan siswa dalam menentukan urutan gambar. Berdasarkan caption dan gambar. Terakhir, guru menyampaikan kesimpulan. Di akhir pembelajaran, guru bersama siswa mengambil kesimpulan sebagai penguatan materi pelajaran.

Baca juga:   Pahami Peran Indonesia di ASEAN dengan Reciprocal Learning

Model pembelajaran picture and picture pada materi caption ini sangat seru. Kelebihan metode ini antara lain materi yang diajarkan lebih terarah karena pada awal pembelajaran guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai dan materi secara singkat terlebih dahulu. Siswa lebih cepat menangkap materi ajar karena guru menunjukkan gambar-gambar mengenai materi yang dipelajari.

Dapat meningkat daya nalar atau daya pikir siswa karena siswa disuruh guru untuk menganalisis gambar yang ada, dapat meningkatkan tanggung jawab siswa, sebab guru menanyakan alasan siswa mengurutkan gambar dan pembelajaran lebih berkesan. Siswa dapat mengamati langsung gambar yang telah dipersiapkan oleh guru. (ce3/lis)

Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 1 Kajen, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya