Menggali Minat Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Berbasis Area

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENGGALI bakat dan minat anak sejak usia dini sangatlah perlu dilakukan hal ini dikarenakan dengan mengetahui bakat dan minat lebih awal kita sebagai pendidik akan lebih mudah untuk mengarahkan dan mendorong bakat dan minatnya. Ada beberapa cara menggali bakat dan minat pada anak usia dini misalnya dengan mengenali kecerdasannya baik kecerdasan logika maupun kecerdasan linguistik.

Kecerdasan linguistik adalah kecerdasan yang berhubungan dengan bahasa, kecerdasan ini akan menjadikan peserta didik lebih menguasai bahasa seperti halnya suka bercerita, suka berbicara maupun menulis. Sedangkan kecerdasan logika adalah kecerdasan yang menjadikan peserta didik sangat tertarik dengan angka-angka. Dan untuk menggali dan mengetahui bakat dan minat pada peserta didik dapat kami lakukan dengan menyajikan model pembelajaran berbasis area sebagaimana yang kami lakukan di TK Negeri Pembina Taman Kabupaten Pemalang khususnya pada kegiatan pembelajaran KD 3.12 yaitu Mengenal keaksaraan awal melalui bermain. Pada proses pembelajaran pada KD 3.12 selain bertujuan agar peserta didik mampu mengenal keaksaraan awal kami sebagai pendidik juga ingin menggali bakat dan minat dari peserta didik khususnya pada minat akan kecerdasan logika.

Baca juga:   Perlunya Program Pendidikan Parenting di Sekolah

Menurut Tampubolon (1991; 41) minat adalah suatu perpaduan keinginan dan kemauan yang dapat berkembang jika ada motivasi.Sedangkan model pembelajaran merupakan gambaran secara utuh dari bentuk sebuah pembelajaran yeng tercermin mulai awal hingga akhir pembelajaran. Sebagai seorang pendidik harus jeli dalam memilih model pembelajaran yang akan kita pakai. Model pembelajaran ini disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang ining dicapainya, dan salah satunya adalah model pembelajaran area.

Model pembelajaran area adalah model pembelajaran dimana peserta didik diberi kesempatan untuk memilih atau melakukan kegiatan sendiri sesuai dengan minat mereka di dalam area-area (Diknas, 2003). Model pembelajaran area ini adalah suatu model pembelajaran yang dirancang dengan menekankan pada prinsip – prinsip pengalaman pembelajaran pribadi setiap peserta didik, membantu peserta didik membuat pilihan dan keputusan melalui aktivitas di dalam area-area yang sudah disiapkan, adanya keterlibatan keluarga dalam proses pembelajaran.

Pembelajaran area bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang membangun landasan agi sikap, pengetahuan dan ketrampilan yang penting untuk menghadapi tantangan baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Pembelajaran dengan model area ini guru mendesain lingkungan belajarnya dalam bentuk area-area pembelajaran dan setiap area memiliki berbagai jenis alat main yang sejenis dengan areanya. Peserta didik di motivasi untuk melakukan berbagai aktifitas dalam satu area pembelajaran.

Baca juga:   Menghafal Ciri-Ciri Makhluk Hidup dengan Metode Bernyanyi

Peserta didik akan memilih area-area yang telah dipersiapkan sesuai minat dan bakatnya atau sesuai yang disukainya sebagai contoh peserta didik yang suka dengan angka – angka akan memilih area yang dilengkapi dengan alat dan jenis permainan yang berkaitan dengan angka angka. Hal ini berarti peserta tersebut minat dan bakatnya condong ke kecerdasan logika begitu juga dengan peserta didik yang menyukai bercerita, menulis maka akan memilih area pembelajaran yang dilengkapi dengan alat dan jenis permainan yang berkaitan dengan menulis ataupun bercerita berarti peserta didik tersebut lebih berminat pada permainan yang condong menggali kecerdasan linguistik begitu seterusnya. Dengan mengamati area area permainan yang dipilih oleh peserta didik kita dapat mengamati kecenderungan bakat dan minat dari masing – masing peserta didik dan nantinya dapat dijadikan acuan untuk memotivasi belajarnya. (pg1/zal)

Guru TK Pembina Taman Pemalang

Author

Populer

Lainnya