Tumbuhkan Kesadaran Lingkungan dengan Diskusi Kelas tentang Pencemaran

Oleh : Yuli Susanti S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENURUT undang-undang (UU) Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup nomor 4 tahun 1982, pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai peruntukannya.
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Suatu zat dapat disebut polutan apabila jumlahnya melebihi jumlah normal, berada pada waktu yang tidak tepat, dan berada pada tempat yang tidak tepat.

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini yang mengharuskan siswa belajar dari rumah (BDR), materi pencemaran lingkungan yang dipelajari siswa SMP Negeri 3 Bodeh, Kabupaten Pemalang, kelas VII, tepat sekali bila disampaikan dengan metode diskusi kelas. Karena diskusi kelas dapat dilaksanakan secara langsung atau online (daring).

Diskusi kelas adalah sebuah rangkaian kegiatan pembelajaran kelompok, dimana setiap kelompok mendapat tanggung jawab untuk mendiskusikan permasalahan sesuai dengan tema/pokok bahasan/judul pembelajaran yang telah ditetapkan oleh guru. Selanjutnya, kelompok diskusi akan membuat kesimpulan atau catatan kecil yang berisikan penuangan pikiran atau pendapat dari kelompok tersebut dan itu menjadi tugas sekretaris kelompok yang kemudian diserahkan kepada guru yang bersangkutan melalui ketua kelompoknya.

Baca juga:   Mendorong Peserta Didik Gemar Membaca Cerpen

Metode diskusi pada hakikatnya berpusat pada siswa. Dengan diskusi, maka siswa akan bekerja keras, bekerja sama untuk memecahkan masalah dengan mengajukan pendapat atau argumentasi yang tepat. Diskusi merangsang siswa untuk berpikir kritis dan kreatif dalam memberikan gagasan atau ide pada permasalahan yang dihadapi, melatih siswa dalam bertukar pikiran, serta melatih siwa agar dapat mengemukakan pendapat atau gagasan secara verbal.

Beberapa manfaat menggunakan diskusi kelas sebagai rancangan pembelajaran aktif yaitu membantu siswa dalam mengeksplorasi keragaman perspektif, meningkatkan kelincahan intelektual, dan menunjukkan rasa hormat terhadap pengalaman siswa, serta mengembangkan kebiasaan pembelajaran kolaboratif.

Materi pelajaran mengenai pencemaran lingkungan termasuk materi yang bersifat umum atau global, sehingga akan lebih menarik bila disampaikan dengan diskusi kelas. Dari kegiatan diskusi ini, baik secara langsung atau tidak, mengajak siswa untuk lebih memperhatikan keadaan sekitar (lingkungan) terutama lingkungan tempat tinggal mereka. Dengan siswa diajak memperhatikan keadaan sekitarnya (lingkungan) diharapkan tumbuh kesadaran dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan. (pg1/ida)

Baca juga:   WhatsApp untuk Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19

Guru IPA SMPN 3 Bodeh, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya