Serunya Belajar Gerhana dengan Bermain Gobak Sodor

Oleh : Endah Khunaeni,S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, SEORANG guru harus mampu menumbuhkan minat dan menggali potensi serta kemampuan siswa secara maksimal guna tercapainya tujuan pembelajaran IPA pada khususnya dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya. Namun pada kenyataannya pembelajaran IPA belum dapat mencapai keberhasilan yang maksimal. Hal ini dapat dilihat di pembelajaran kelas enam pada materi KD.3.8 Menjelaskan peristiwa rotasi dan revolusi bumi serta terjadinya gerhana bulan dan matahari. Salah satu cara untuk membuat materi tersebut lebih mudah dipahami yaitu dengan menyisipkan pembelajaran tersebut dalam permainan tradisional yaitu gobak sodor.

Bermain bagi anak merupakan hal yang mengasyikan apalagi dengan permainan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi anak-anak, diantaranya anak menjadi lebih kreatif, dalam permainan mengenalkan konsep menang dan kalah sehingga saat bermain anak-anak melepaskan emosinya. Setiap bentuk kegiatan dalam permainan bagi anak mempunyai nilai positip terhadap perkembangannya. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai yang sangat baik dan berguna dalam kehidupan anak. Salah satu jenis permainan tradisional yang digunakan untuk pembelajaran materi ini adalah gobak sodor. Permainan ini membutuhkan tempat yang cukup luas atau dapat dimainkan di lapangan.

Baca juga:   Model Kartu Gambar Tingkatkan Pemahaman Siswa Tentang TanHaKi

Menurut Mulyani ( 2016 :161 ) permainan gobak sodor merupakan permainan grup yang terdiri atas 2 kelompok,dengan masing-masing kelompok terdiri dari 3-5 orang. Permainan ini dimainkan dengan maju mundur untuk dapat masuk melalui pintu-pintu yang telah dijaga. Terdiri dari kelompok jaga dan kelompok lawan.

Adapun langkah-langkahnya adalah; pemain dibagi menjadi 2 kelompok yang masing-masing ada 3 orang sebagai tim jaga dan tim lawan; tim jaga menjaga agar lawan tidak bisa lewat garis finish.tim lawan berusaha mencapai finish tanpa tersentuh tim jaga. Tim lawan berbaris horizontal dan tim jaga berbaris vertikal menghadang tim lawan; 3 anak yang menjadi tim jaga berperan sebagai matahari, bulan dan bumi. Saat 3 anak tersebut membentuk 1 baris, demikian juga jika posisi matahari, bumi dan bulan membentuk garis lurus, guru menjelaskan atau tanya jawab dengan siswa (dengan posisi yang dibentuk tim jaga tersebut membentuk gerhana apa); permainan dilakukan seperti gobak sodor pada umumnya, tetapi pada pembelajaran ini tim lawan harus berusaha lari mencapai finish sambil salah satu siswa menjawab pertanyaan; Jika tim lawan dapat mencapai finish tetapi tidak dapat menyebutkan gerhana apa yang dibentuk tim jaga maka tim lawan kalah. Pembelajaran dengan permainan ini mempunyai kelebihan,seperti; siswa dapat mengingat materi lebih lama, tidak jenuh, lebih aktif dalam pembelajaran. Sedangkan kelemahannya; suasana kelas menjadi kurang kondusif karena siswa yang bermain gaduh, butuh waktu yang lama jika jumlah siswa lebih banyak.

Baca juga:   Sukseskan Pembelajaran PJOK dengan Model Variasi Daring

Melalui permainan gobak sodor ini, penulis menyimpulkan bahwa siswa di SDN 02 Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang merasa lebih seru dan terpacu sehingga lebih aktif dan mendapatkan pengalaman belajar yang dapat membantu siswa untuk mengingat lebih lama materi gerhana bulan dan matahari serta tidak membosankan. (pg1/zal)

Guru SDN 02 Taman, Pemalang

Author

Populer

Lainnya