Asyik Belajar Meneladani Kerja Keras Nabi Luth a.s dengan Konten YouTube

Oleh : Bawon Suriti, S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kendala yang umumnya dirasakan dalam pembelajaran masa pandemi adalah keterbatasan komunikasi siswa dan guru. Guru harus bisa memanfaatkan teknologi yang ada untuk menanggulangi keterbatasan tatap muka dengan siswa, sehingga meskipun siswa belajar di rumah namun tetap dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan senang bahkan asyik karena pembelajaran tetap diberikan oleh guru.

Dalam hal ini pada materi meneladani kerja keras Nabi Luth a.s pada siswa kelas II SDN 04 Kreyo guru memanfaatkan konten YouTube untuk belajar siswa. Harapannya dengan konten YouTube siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan aktif, asyik, senang dan hasil belajarpun melampaui KKM.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti kata konten adalah informasi yang tersedia melalui media atau produk elektronik. Adapun menurut Saylor dan Alexander (1966:160) adalah fakta, observasi, data, persepsi, klasifikasi, disain dan pemecahan masalah yang telah dihasilkan pengalaman dan hasil pikiran manusia yang tersusun dalam bentuk ide-ide, konsep, prinsip-prinsip, kesimpulan, perencanaan dan solusi.

Youtube menurut Baskoro (2009:58) merupakan situs video yang menyediakan berbagai informasi berupa ”gambar bergerak” dan bisa diandalkan. Situs ini memang disediakan bagi mereka yang ingin melakukan pancarian informasi video dan menontonnya langsung. Kita juga bisa berpartisipasi mengunggah video ke server YouTube dan membaginya ke seluruh dunia. Sedangkan menurut Sianipar (2013) YouTube ialah sebuah basis data berisi konten video yang populer di media sosial serta penyedia beragam informasi yang sangat membantu. YouTube mempunyai fungsi untuk mencari suatu informasi video atau melihat video secara langsung.

Baca juga:   Metode Card Sort Membantu Siswa Menghafal Huruf Hijaiyah

Dari beberapa pengertian konten dan YouTube di atas dapat disimpulkan, bahwa konten YouTube merupakan informasi yang tersedia melalui media elektronik berupa gambar bergerak, informasi yang tersedia berupa konten video populer di media sosial, YouTube sendiri mempunyai fungsi untuk mencari suatu informasi video atau melihat video secara langsung.

Penggunaan konten YouTube yang dilakukan oleh guru PAI dalam pembelajaran materi meneladani kerja keras Nabi Luth a.s kepada siswa kelas II SDN 04 Kreyo, yaitu: pertama guru mendownload video YouTube yang sesuai dengan materi.

Guru memberi batasan hal-hal yang akan dipelajari siswa termasuk tugas latihan soal yang harus dikerjakan setelah selesai menyaksikan tayangan konten YouTube.

Hasil dari download dishare di WA grup siswa. Siswa diberi tugas mengamati konten YouTube yang diterima dari guru. Setelah tugas mengerjakan soal selesai, jawaban bisa dikirimkan ke sekolah melalui perwakilan pada kelompok yang yang ditunjuk.

Penggunaan konten YouTube dalam pembelajaran sangat disukai siswa, siswa menjadi aktif dan termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Namun demikian karena kegiatan pembelajaran ini dilakukan dengan PJJ, maka orangtua harus menyediakan waktu untuk mendampingi siswa belajar. Hal ini dengan tujuan agar siswa tidak mempunyai kesempatan membuka konten YouTube yang lain di luar materi. Sehingga siswa dapat fokus pada materi yang memang harus dipelajarinya.

Baca juga:   Usaha Pelestarian Lingkungan Hidup bagi Warga Sekolah

Keuntungan dari pembelajaran yang menggunakan YouTube yaitu YouTube dapat dijadikan referensi dalam pembelajaran. Dapat menjadi sumber instruksional yang baik. Dapat dijadikan motivasi siswa pada pembelajaran lebih aktif. Menjadi sumber belajar yang inovatif.

Namun kelemahan dari pembelajaran menggunakan YouTube, yaitu kurang efektif digunakan pada daerah yang tidak tersedia jaringan internet yang memadai. Terkadang durasinya tidak sesuai dengan jumlah jam pembelajaran. Kualitas gambar konten videonya terkadang kurang baik. Terlepas dari itu semua konten YouTube dapat membantu siswa mengatasi kejenuhan dalam PJJ yang sudah berlangsung lama dan entah kapan akan berakhir. (pg1/lis)

Guru PAI SDN 04 Kreyo, Randudongkal, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya