Pembelajaran Matematika di Masa Pandemi

Oleh : Paulus Mulyono, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, CORONA Virus Disease2019 (Covid-19), ditemukan pertama di Wuhan pada Desember 2019. Covid-19 sudah ditetapkan sebagai pandemi, virus ini kemudian mendadak menjadi mengerikan bagi masyarakat dunia, terutama setelah merenggut ribuan nyawa manusia dalam waktu yang relatif singkat. Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia. Sejak kasus pertama diumumkan, kasus positif Covid-19 di Negara Indonesia terus mengalami lonjakan. Mulai bulan Juni 2020, Indonesia sudah new normal.

Pengertian New Normal adalah melakukan aktivitas seperti kehidupan pada umumnya namun tetap memperhatikan protokal kesehatan. Hal itu dilakukan supaya perekonomian membaik dan tidak terjadinya penularan. Lalu bagaimana hubungan dengan pembelajaran matematika new normal di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan pembelajaran matematika cukup menyulitkan siswa dan guru saat pandemi Covid-19, apalagi siswa harus belajar dari rumah.Belajar jarak jauh di rumah berarti orang tua memiliki peran penting untuk memantau kegiatan anak di rumah selama sekolah diliburkan di masa pandemi ini, apalagi kalau siswa diajak mempelajari matematika melalui Daring (dalam jaringan).

Sudah saatnya guru tidak mengutamakan hapalan, pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan untuk pengembangan media dan multimedia pembelajaran matematika, dimana seorang pendidik harus bisa memanfaatkan dan menggunakan teknologi dengan baik dan benar, sehingga pembelajaran matematika tetap menyenangkan, seperti halnya membuat video pembelajaran animasi yang unik, atau game matematika yang menarik. Dengan demikian minat siswa untuk menyukai matematika semakin tinggi, karena peran teknologi dapat mengubah dunia yang biasa menjadi luar biasa. Ada beberapa solusi pembelajaran matematika di masa pandemi ini, menjelaskan situasi yang terjadi saat ini kepada pada siswa tentang social distancing dan aktivitas di rumah.

Baca juga:   Magic Card Tingkatkan Kemampuan Menulis Descriptive Text

Berikan pemahaman kepada siswa supaya tetap harus belajar di rumah. Berikan penjelasan bahwa belajar di rumah merupakan salah satu bentuk pencegahan penularan virus corona. Tempat ramai seperti sekolah dan juga ruang publik lainnya dapat meningkatkan potensi penularan virus; saling koordinasi secara online antara orang tua dengan guru dan sekolah. Orang tua harus aktif menanyakan kepada guru mengenai materi yang harus dipelajari anak, metode pembelajaran yang akan digunakan, dan tugas apa saja yang harus dikerjakan oleh siswa.

Orang tua juga perlu berkoordinasi aktif dengan pihak sekolah. Begitu juga guru dan sekolah dengan orang tua harus saling memberitahukan atas perkembangan anak selama belajar di rumah agar guru dapat mengantisipasi langkah pembelajaran selanjutnya dan sekolah memberikan arahan yang tepat dalam melaksanakan proses pembelajaran di masa pandemic.

Manfaatkan media pembelajaran daring, salah satunya adalah pembelajaran dalam bentuk video yang diupload ke channel Youtube, banyak sekali video pembelajaran di youtube yang mudah untuk diperhatikan ketika pembelajaran berlangsung. Suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Seperti yang diterapkan di SMPN 2 Karangtengah, Kabupaten Demak.

Baca juga:   Atasi Kejenuhan Belajar Daring dengan e-Komik Bioteknologi

Kegiatan pembelajaran diselingi dengan aktivitas yang nyaman untuk bekerja dan belajar di rumah. Belajar matematika di rumah sangat membosankan apabila tidak diselingi dengan aktivitas lain yang menyenangkan, berilah kebebasan dan keleluasaan anak untuk bereksplorasi. Orang tua bisa mengajak anak belajar di ruang keluarga atau pekarangan rumah untuk mendapatkan udara yang terbuka.

Sesekali orang tua memberikan hadiah kepada anak apabila sudah menyelesaikan tugas dengan baik. Memang berat yang harus dilakukan guru, orang tua dan siswa dimasa pandemi ini, tetapi semua itu mau tidak mau harus kita lakukan agar pembelajaran matematika tetap harus berjalan dan penyebaran virus corona tidak meluas. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya. (kb4/zal)

Guru SMPN 2 Karangtengah, Kabupaten Demak

Author

Populer

Lainnya