Lirik Lagu Populer Meningkatkan Keterampilan Menulis Geguritan

Oleh : Mulyono, S.S.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Di awal tahun 2020 lagu bernuansa Jawa kembali mencuri perhatian publik dari berbagai kalangan. Musiknya yang easy listening dan liriknya yang lekat dengan pengalaman hidup. Jakmall.com telah merangkum ada 7 list lagu Jawa terbaru dan populer di tahun 2020. Mulai dari lagu Jawa ambyar, lagu Jawa romantis, hingga lagu Jawa yang asik buat joget (Pamer Bojo, Banyu mata, Kapusan Janji, Lathi, Kartonyono Medhot Janji, Ambyar, dan Lilakna Lungaku).

Lirik lagu merupakan susunan atau rangkaian kata yang bernada dan ekspresi seseorang tentang suatu hal yang dilihat, didengar dan dialaminya dengan cara mempermainkan kata-kata yang menjadikan daya tarik dan kekhasannya. Dengan melalui lirik lagu yang berupa pesan maupun lisan dan kalimat-kalimat berfungsi untuk menciptakan suasana serta gambaran imajinasi kepada pendengar dan menciptakan makna yang beragam. Fungsi dari lagu sebagai media komunikasi seperti bersimpati tentang realitas dan cerita imajinatif (Wellek & Warren: 1989).

Menulis dan membaca geguritan merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dapat dikuasai siswa kelas IX SMP/MTs. Permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran bahasa Jawa kelas IX SMPN 2 Sukodono, Sragen pada kompetensi menulis geguritan yaitu siswa merasa tidak mampu karena keterbatasan kosa kata bahasa Jawa yang dimilikinya menjadikan sulit menemukan kata-kata yang pas dalam mengembangkan ide, gagasan dan imajinasinya. Padahal menulis lebih banyak ditentukan oleh kemauan dan ketentuan bukan dari kemampuan (Kusnandar, 2010: 7).

Baca juga:   Kiat Kepala Sekolah dalam Menyongsong PTM Terbatas

Untuk mengatasi permasalahan di atas, penulis menerapkan pembelajaran dengan memanfaatkan diksi lirik lagu-lagu populer dengan harapan siswa akan termotivasi, berminat dan berkreasi untuk menulis geguritan dalam mengembangkan imajinasinya. Pengalaman yang mengesankan serta pilihan kata yang tepat, indah dan bermakna dijadikan bahan dalam menulis larik-larik geguritan. Prinsip dalam menulis geguritan adalah memilih kata-kata yang populer, kongkret, tunggal dan pendek (H.W. Fower yang dikutip John E.Sussams, 1989: 53).

Adapun teknis penulisan geguritan tersebut dengan langkah-langkah sbb: Pertama, pratulis. Siswa memilih tema yang akan ditulis. Selanjutnya mencari diksi segar dari lirik lagu-lagu populer yang disesuaikan dengan tema yang telah dipilihnya. Misalnya : nandhang kangen, rina wengi, cidra janji, nagis batinku, nggrantes uripku, netes eluh neng dadaku, wangi mawar, korban janji, kebacut ambyar, manis janjimu, atiku rasane peteng dan sebagainya. Kedua, penulisan. Dengan penuh penghayatan baper (bawa perasaan), diksi segar yang ditemukan dalam lirik lagu-lagu populer tersebut, kemudian dikembangkan untuk menulis satu, dua baris, atau bahkan satu bait geguritan dan seterusnya sampai selesai dengan panduan guru. Ketiga, penyuntingan. Siswa mengoreksi atau merevisi tulisannya, diksi yang kurang baik bisa diganti dengan diksi yang tepat untuk memperindah hasil karyanya. Pada tahap akhir barulah ditentukan judul yang menarik. Siswa menulis geguritan dalam waktu yang ditentukan dalam kegiatan pembelajaran.

Baca juga:   Optimalisasi Pembelajaran Kooperatif di Masa Pandemi

Berdasarkan pengalaman diatas, dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan lirik lagu-lagu populer dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis geguritan. Terbukti setelah diadakan penilaian pada kompetensi dasar menulis geguritan kelas IX SMPN 2 Sukodono semua siswa mengikutinya dengan hasil rata-rata 82,6 dan 98% siswa nilainya atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). (kb4/ton)

Guru Bahasa Jawa SMP Negeri 2 Sukodono, Sragen

Author

Populer

Lainnya