Belajar Administasi Umum dengan Model Pembelajararan Artikulasi

Oleh : Dra Wiwik Mutasiningsih

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PROSES pembelajaran daring tidak mudah diberlakukan di sekolah dalam proses pelaksanaan, banyak keterbatasan dan permasalahan yang terjadi di lapangan. Guru harus banyak berkreasi dalam memberikan materi agar mudah dipahami oleh peserta didik dengan memanfaatkan media daring yang ada. Kemandirian belajar siswa tidak dapat sepenuhnya terlaksana dengan baik. Dalam pembelajaran daring ini terlaksana baik juga adanya kemandirian belajar siswa sepenuhnya.

Pembelajaran daring juga merupakan keterbatasan dalam bertatap muka guru dan siswa, membuat siswa harus mandiri dalam memahami materi dan mengerjakan tugas yang ada. Siswa harus memahami materi yang disajikan, menyelesaikan tugas yang diberikan lalu melaporkannya. Maka pendampingan orang tua diperlukan selama proses pembelajaran daring. Permasalahan di atas dapat teratasi dengan model pembelajaran yang tepat. Guru berinovasi untuk meningkatkan pemahaman konsep–konsep materi pembelajaran untuk peserta didik.

Salah satu aspek yang terkandung dalam materi pembelajaran adalah pemahaman konsep. Model kooperatif yang tepat tipe artikulasi ini baik digunakan dalam rangka meningkatkan daya serap siswa dalam memahami konsep-konsep materi yang telah diajarkan kepadanya. Maka, model yang tepat digunakan untuk meningkatkan pemahaman konsep adalah model kooperatif tipe artikulasi.

Baca juga:   Peningkatan Kebugaran Jasmani dengan Bintang Beralih

Model pembelajaran artikulasi prosesnya seperti pesan berantai. Guru berperan memberikan penjelasan awal kepada beberapa siswa yang berperan sebagai pembawa pesan untuk diteruskan ke siswa lain yang satu kelompok dengannya. Hal ini merupakan unik karena model pembelajaran artikulasi sangat menarik untuk siswa belajar. Dalam hal ini, siswa dituntut untuk bisa berperan sebagai penerima pesan sekaligus juga sebagai berperan penyampai pesan. Setiap model pembelajaran memiliki manfaat dan tujuan masing-masing karakteristik model itu sendiri. Manfaat penerapan model artikulasi pada pembelajaran, khususnya yang berdampak pada siswa adalah siswa menjadi mandiri. Siswa bekerja secara kelompok untuk menuntaskan materi belajar, penghargaan lebih berorientase pada kelompok daripada individu, terjadi ineraksi kelompok secara kecil-kecilan.

Pembelajaran daring melalui metode artikulasi yang diterapkan mata pelajaran (mapel) administrasi umum (Adum) kelas X Otkp di SMKN2 Kota Magelang. Lebih efektif dan sangat membantu siswa meningkatkan nilai dan siswa memberikan respon yang baik dengan melihat hasil tugas dan ulangan harian. Dengan demikian, guru perlu belajar untuk terus mengasah kemampuan dan kreativitasnya dalam menyajikan pembelajaran yang bermutu dan memikat daya tarik serta memberikan pemahaman bagi peserta didik. Dengan pembelajaran daring selalu mengingatkan protokol kesehatan. (kb4/ida)

Baca juga:   Metode Drill Tingkatkan Hasil Belajar Shooting Bola Basket

Guru Administrasi Umum SMKN2 Kota Magelang

Author

Populer

Lainnya