Tingkatkan Kreativitas Siswa dengan Belajar Reklame

Oleh : Siti Shiyama S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN itu begitu istimewa karena ia menjadi hak dan juga kewajiban bagi seluruh masyarakat. Itu juga pertanda bahwa pendidikan merupakan sebuah hal penting, karena berkaitan dengan ilmu. Sedangkan ilmu adalah suatu kepentingan primer bagi umat manusia untuk tetap bertahan hidup. Sederhananya, hidup dengan ilmu yang diperoleh lewat pendidikan.

Sedangkan salah satu faktor penyebab kemunduran kualitas pendidikan adalah sistem pendidikan yang tidak menarik. Untuk itu, sejak pendidikan dasar atau SD, kenyamanan di dunia belajar atau pendidikan memang harus dijaga. Karena hal ini dapat menjadikan peserta didik tertarik dan mau serta suka belajar. Untuk menarik anak menyukai pendidikan, maka harus menggunakan hati. Karena apa saja yang dilakukan dengan tulus dari hati, anak akan tersentuh, bahkan akan tersadar dengan sendirinya. Apalagi perasaan anak lebih peka daripada orang dewasa.

Di masa pandemi Covid-19 ini, lembaga pendidikan termasuk sekolah mau tidak mau harus beradaptasi. Kegiatan belajar mengajar tidak lagi dilakukan secara tatap muka (luar jaringan/luring), namun lebih menekankan pada pembelajaran jarak jauh (dalam jaringan/daring) yang cenderung memanfaatkan teknologi. Khususnya teknologi informasi sebagai medianya. Namun kenyataannya, pembelajaran daring tidak semudah membalikkan telapak tangan, justru semua civitas kademika dihadapkan oleh berbagai persoalan. Dengan ini, diperlukan guru yang betul-betul profesional dan berkompeten untuk menyulap pendidikan di masa pandemi menjadi begitu menarik dan sangat berarti bagi peserta didik. Guru harus bisa menarik minat belajar peserta didik dengan hati. Menurut Slameto (1991:182), minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh.

Baca juga:   Meningkatkan Kualitas Aktivitas Pembelajaran dengan Mind Mapping

Karena itulah, agar peserta didik tidak merasa jenuh belajar di rumah, ketika mengajarkan materi reklame di kelas 6 SDN 2 Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, penulis mengajak peserta didik untuk membuat reklame sederhana. Pertama-tama peserta didik mengetahui pengertian reklame, kemudian jenis-jenis reklame. Setelah peserta didik mengetahui reklame, mereka membuat karya reklame dengan mencari ide apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas. Contoh karya peserta didik yang membuat reklame tentang ajakan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), ajakan untuk tetap di rumah, ajakan menanam pohon, dan masih banyak lagi. Dengan kegiatan yang dilakukan, peserta didik yang aktif mencari ide, gambar, kombinasi warna yang serasi, kemudian menuliskan kata-kata yang kreatif, sangat efektif membuat pembelajaran menjadi menyenangkan dan dapat meningkatkan kreativitas peserta didik serta minat belajar, walaupun belajarnya di rumah secara daring.

Hanya dengan menyukai dan tertarik dengan pendidikan, maka pendidikan akan menarik dan berefek positif bagi peserta didik. Mari jadikan pendidikan di Indonesia ini menarik dan bermanfaat bagi semuanya, sehingga peserta didik merasa nyaman belajar jarak jauh. (pg1/ida)

Baca juga:   Mudah Paham Negara ASEAN dengan Metode Make A Match

Guru SDN 2 Juwiring, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya