Pembelajaran IPS Menyenangkan melalui Strategi Card Sort

Oleh : Kasturah, S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan belajar mengajar siswa untuk memotivasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tentang “Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara –Negara Tetangga”. Hal ini terjadi pada siswa kelas VI MI Walisongo Tangkil Tengah Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang motivasi belajarnya sangat rendah, sehingga prestasi belajarnya menurun.

Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang mudah sehingga tidak perlu dirisaukan kesanggupan siswa untuk menguasai tetapi peserta didik di MI Walisongo Tangkil Tengah belum nampak prestasinya dalam belajar karena perlu menguasai materi yang banyak dalam pembahasannya menimbulkan peseta didik tidak ada motivasi dalam belajar.

Kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPS pembelajaran yang harus membutuhkan strategi pembelajaran yang menyenangkan agar siswa mudah menerima materi yang dipelajari dan dipahami dalam kompetensi dasar yang akan kita capai menghasilkan prestasi yang meningkat.

Penulis sebagai guru kelas VI di MI Walisongo Tangkil Tengah dituntut agar berhasil dalam kegiatan belajar mengajar mata pelajaran IPS bisa membuktikan kepada diri sendiri, peserta didik, wali murid, kepala madrasah dan pengawas sehingga penulis dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) mengharapkan bisa meningkat maka penulis dalam kegiatan belajar mengajar materi “Kenampakan Alam dan Keadaan Sosial Negara-Negara Tetangga” menggunakan strategi card sort melalui strategi ini muncul dalam pembelajaran peserta didik menjadi semangat dalam belajar sehingga pembelajaran yang membosankan menjadi menyenangkan. Penggunaan berbagai strategi dan metode yang inovatif dapat menciptakan situasi pembelajaran yang kondusif.

Baca juga:   Crossword Puzzle Meningkatkan Minat Belajar Siswa

Strategi belajar memilah dan memilih kartu (card sort) adalah strategi dan metode belajar dengan cara memilah dan memilih kartu (card sort) dengan tujuan dari strategi ini adalah untuk mengungkapkan daya ingat (recoll) terhadap materi pelajaran yang telah dipelajari siswa. Kemudian Hartono menyatakan kartu sortir (card sort) adalah suatu kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengajarkan konsep, penggolongan sifat, fakta tentang suatu objek, atau mengulangi informasi.

Pendidikan IPS di MI harus memperhatikan kebutuhan anak yang berusia antara enam sampai dua belas tahun. Anak dalam kelompok usia tujuh sampai sebelas tahun menurut Piaget (1963) berada dalam perkembangan kemampuan intelektual/kognitifnya pada tingkatan konkret operasional. Mereka memandang dunia dalam keseluruhan yang utuh, dan menganggap tahun yang akan datang sebagai waktu yang masih jauh.

Strategi belajar aktif dimaksudkan untuk mengoptimalkan penggunaan semua potensi yang dimiliki oleh siswa. Sehingga semua siswa dapat mencapai prestasi belajar yang memuaskan sesuai dengan karakteristik pribadi yang mereka miliki. Selain agar tetap tertuju pada proses pembelajaran.yang dapat membuahkan prestasi belajar yang berkelanjutan hanyalah kegiatan belajar aktif. Agar belajar menjadi aktif, siswa harus mengerjakan banyak tugas. Mereka harus menggunakan otak untuk mengkaji gagasan, memecahkan masalah dan menerapkan apa yang mereka pelajari, salah satu caranya adalah dengan menggunakan strategi card sort.

Baca juga:   Kartu Hukum Bacaan “Lam” dalam Ilmu Tajwid Pembelajaran PAI dan BP

Demikian strategi pembelajaran card sort mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang penulis terapkan di MI Walisongo Tangkil Tengah Kedungwuni sudah tampak prestasinya pada peserta didik. Dari pembelajaran yang membosankan menjadi pembelajaran yang menyenangkan sehingga kompetensi dasar yang dicapai berhasil ada peningakatan dalam prestasi. (ce2.2/lis)

Guru MI Walisongo Tangkil Tengah, Kedungwuni

Author

Populer

Lainnya