Mudah Pahami Belajar PAIBP melalui Model PAIKEMI

Oleh : ST Ropikoh, S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Guru adalah orang yang bertanggung jawab mencerdaskan anak didik. Untuk itulah guru dengan penuh dedikasi dan loyalitas berusaha membimbing dan membina anak didik agar di masa mendatang menjadi orang yang berguna bagi nusa dan bangsa. Guru harus bertanggung jawab atas sikap, perilaku, dan perbuatannya dalam membina jiwa dan watak anak didik. Bagi seorang guru, tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan merupakan amanat yang diterima oleh guru yang memangku jabatan sebagai guru. Amanat tersebut wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Sesuai dengan isi ayat Alquran yang menjelaskan bahwa kewajiban menyampaikan amanat seorang guru terhadap murid atau seorang yang berhak menerima pelajaran.

Mengatasi siwa yang kurang aktif secara individu di SDN 03 Pekiringanalit bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pendekatan guru PAI serta faktor pendukung dan penghambat pendekatan guru PAI bisa membuat siswa aktif pada pembelajaran. Rata-rata hasil ulangan harian siswa kelas 1 sampai kelas 6 rendah, permasalahannya karena guru dalam memberikan pembelajaran dengan model lama, yaitu ceramah berlanjut penugasan. Sehingga siswa merasa bosan untuk mengikuti pelajaran.

Baca juga:   Peningkatan Aktivitas Belajar Tentang Diagram Lingkaran melalui Model PBL

Akhirnya penulis menerapkan model PAIKEMI adalah singkatan dari Pendidikan Aktif Inovatif Kreatif Menyenangkan dan Islami. Model ini menuntut anak agar bisa aktif dan kreatif dan menanamkan nilai-nilai keislaman. Aktif yang dimaksud ialah bahwa dalam proses pembelajaran guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif untuk bertanya, mempertanyakan dan mengemukakan pendapatnya. Belajar merupakan proses aktif dari siswa dalam membangun pengetahuannya. Siswa bukanlah gelas kosong yang pasif yang hanya menerima kucuran ceramah guru tentang pelajaran, pengetahuan atau informasi. Inovatif, yang dimaksud ialah dalam proses pembelajaran diharapkan muncul ide-ide, gagasan atau inovasi baru yang positif dan lebih baik. Kreatif, dalam setiap proses pembelajaran, guru harus mampu menciptakan kegiatan yang beragam, tidak monoton serta mampu membuat alat bantu atau media belajar yang sederhana yang dapat memudahkan pemahaman siswa. Menyenangkan, suasana belajar mengajar yang nyaman dan menyenangkan. Siswa selaku subjek belajar tidak merasa takut, canggung dan tertekan serta berani untuk mencoba. Islami adalah pembelajaran yang bertujuan mewujudkan pendidikan Islam dibutuhkan keterpaduan dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu keterpaduan antara kurikulum formal yang tertulis dengan kurikulum tersembunyi. Sementara itu salah satu tujuan dari pendidikan agama Islam adalah menjadikan peserta didik yang berbudi pekerti, berakhlak mulia.

Baca juga:   Mudah Operasikan Penjumlahan Bilangan Cacah melalui Papan Bilangan

Langkah-langkah penerapannya sebagai berikut: Pertama, bagikan kertas, mintalah siswa untuk menuliskan pertanyaannya tentang materi yang dipelajari. Kedua, kumpulkan kertas tersebut, dikocok dan dibagikan kembali secara acak kepada masing-masing siswa dan usahakan pertanyaan tidak kembali kepada yang menulisnya. Ketiga, undang salah satu dari mereka untuk membacakan pertanyaan dan jawabannya, kemudian mintalah kepada teman sekelasnya untuk berkomentar dan melengkapi jawabannya. Keempat, kembangkan diskusi secara lebih lanjut dengan cara siswa bergantian membacakan pertanyaan di tangan masing-masing sesuai waktu yang tersedia. Kelima, guru melakukan kesimpulan, klarifikasi, dan tindak lanjut. Harapan penulis menerapkan metode PAIKEMI sebagai alternatif yang dapat digunakan oleh guru untuk dapat mengaktifkan peserta didik, baik secara individu maupun kelompok. (ce1/ton)

Guru PAIBP SDN 03 Pekiringanalit Kec. Kajen Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya