Review All, Solusi Praktis Menyempurnakan Proses Pembelajaran Di Kelas

Oleh : Merta Irawan, S.Pd, M.Kom

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kegiatan pembelajaran di kelas VII F SMP Negeri 1 Ambarawa Semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019 cenderung pasif dan beberapa asyik bermain sendiri dan mengobrol dengan sesama meskipun mendapatkan teguran. Mayoritas siswa kurang memahami pembelajaran dengan baik karena kesadaran yang rendah dalam proses belajar-mengajar.

Penulis tertantang untuk memperbaiki proses belajar-mengajar di kelas agar terasa nyaman dan juga menumbuhkan jiwa sosial-kepemimpinan melalui teknik review all. Kegiatan review all terdiri dari beberapa tahap antara lain sosialisasi atau tahap pemaparan tentang tujuan proses dan sanksi dengan tujuan menciptakan kondisi kelas yang nyaman dan menanamkan sikap sosial-kepemimpinan individu seperti nilai kedisiplinan, ketertiban, peduli lingkungan dan kemandirian. Petugas review dipilih urut absen siswa dan bergiliran pada setiap pertemuan dengan alur proses meliputi keliling kelas pada awal pembelajaran (patroli kelas), observasi kegiatan dan pelanggaran ketika pembelajaran, menulisakan laporan serta me-review all pada pertemuan berikutnya. Selain itu harus didukung oleh penerapan sanksi yang tegas namun bersifat mendidik dalam pelaksanaannya. Untuk sanksi meliputi yang real time dan last time misalnya jika ada siswa membuang sembarang di kelas maka sanksi memunguti sampah didalam dan sekitar kelas (sanksi real time). Sedangkan yang last time, apabila ada siswa yang tidak tertib di kelas atau sering mengganggu temannya sampai berulangkali maka risiko khusus penanganan BK/kesiswaan/panggilan orang tua.

Baca juga:   Peningkatan Hasil Belajar Iman kepada Hari Akhir dengan Picture and Picture

Pada awal pembelajaran petugas review melakukan pengecekan kelengkapan dan kerapian atribut siswa, kebersihan lantai dan meja dikelas. Kegiatan ini disebut patroli kelas dan selama kegiatan itu dilakukan pencatatan-pencatatan pada lembar observasi apabila ada pelanggaran. Saat pembelajaran berlangsung petugas review akan mengamati jalannya kegiatan pembelajaran serta mencatat bentuk-bentuk pelanggaran yang terjadi tanpa sepengetahuan siswa lainnya dan guru. Kegiatan ini disebut spy class dan hasil pengamatan kemudian dituangkan sebagai bagian dari isi laporan review all.

Berikutnya petugas review menuliskan laporan dalam buku review kelas minimal 1 halaman dan dilakukan sepulang sekolah. Catatan laporan disusun secara sistematis dari pendahuluan, inti memuat berisi proses pembelajaran di kelas dan kejadian-kejadian pelanggaran didalamnya dan penutup. Pada pertemuan selanjutnya dilakukan kegiatan Review all oleh petugas review yakni berupa membacakan laporan di depan kelas pada pertemuan berikutnya secara lugas dan tegas sehingga para siswa akan menyadari bentuk-bentuk pelanggaran. Setelah review all oleh petugas dilanjutkan evaluasi oleh guru mengenai muatan isi laporan meliputi materi dan proses pembelajaran, kebijakan sanksi dan solusi serta penampilan petugas review ketika menyampaikan di depan kelas. Berdasarkan tiga komponen tersebut guru akan memberikan nilai terhadap kinerja petugas review.

Baca juga:   Mengasah Penalaran Siswa dengan Pembelajaran Berbasis CT

Hasil nyatanya, kenyamanan proses belajar-mengajar semakin terjaga karena mampu menekan jumlah pelanggaran seminimal mungkin sehingga menciptakan kelas yang kondusif. Kemudian akan mempermudah pemahaman siswa dalam menerima materi pembelajaran. Meningkatkan kebiasaan baik siswa dalam hal kedisiplinan, kerapian, ketertiban dan peduli lingkungan. Kebiasaan ini terlihat dengan semakin banyak siswa yang tampil rapi dengan atribut lengkap ketika pembelajaran, kondisi kelas nyaman dan kondusif serta kebersihan lantai kelas dan meja siswa yang terjamin. (bw1/ton)

Guru SMP Negeri 1 Ambarawa

Author

Populer

Lainnya