NHT Tingkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA

Oleh : Sri Sunarti, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran Tematik adalah pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran, sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan (Poerwadarminta,1983). Namun pembelajaran tematik tak lepas dari mata pelajaran tertentu sebagai fokus salah satunya mata pelajaran IPA.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang sering disebut juga dengan istilah sains. Sains merupakan cara penyelidikan untuk mendapatkan data, dan informasi tentang alam semesta menggunakan metode pengamatan dan hipotesis yang telah teruji (Uus Toharrudin, Sri Hendrawati 2011:27).

IPA merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam kurikulum pendidikan Indonesia, termasuk jenjang Sekolah Dasar. Mata pelajaran IPA dianggap sulit oleh sebagian besar siswa, menyatakan bahwa pelajaran ini sulit adalah terbukti dari hasil perolehan ulangan yang masih rendah dari mata pelajaran yang lain.

Pembelajaran IPA di tingkat SD/MI masih cenderung menggunakan metode ceramah, penuigasan dan latihan-latihan dari dari guru. Materi pelajaran disampaikan langsung kepada siswa dan siswa hanya mendengarkan serta mencatat penjelasan dari guru.

Baca juga:   Asyik Belajar Rukun Iman dengan Games

Praktikum IPA jarang sekali dilaksanakan. Guru hanya menginformasikan fakta dan konsep melalui metode ceramah dan minimnya keterlibatan siswa. Siswa diberi pertanyaan yang cenderung berupa hafalan. Pertanyaan yang berkaitan dengan kemampuan berpikir yang lebih tinggi seperti melakukan suatu percobaan kemudian menyimpulkan sendiri hasil percobaan jarang dilakukan oleh guru. Siswa lebih banyak mendengarkan dan menunggu sajian guru daripada mencari dan menemukan sendiri pengetahuan serta keterampilan yang mereka butuhkan. Permasalahan ini juga dijumpai dalam pembelajaran IPA di kelas VI SD Negeri Ngalian, Kec.Tirto Kabupaten Pekalongan.

Dengan demikian guru harus pandai dalam menggunakan model pembelajaran yang sesuai dan menarik dalam proses pembelajaran IPA dan juga dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa terutama pada mata pelajaran IPA yaitu dengan model pembelajaran NHT (Number Head Together).

NHT (Number Head Together) adalah suatu model pembelajaran yang lebih mengedepanklan aktivitas siswa dalam mencari, mengolah, dan melaporkan informasi dari berbagai sumber yang akhirnya dipresentasikan di depan kelas (Rahayu, 2006).

NHT (Number Head Together) adalah bagian dari model pembelajaran kooperatif struktural, yang menekankan pada struktur-struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa.

Baca juga:   Mengikis Individualisme dengan Pembuatan Video Sosiodrama

Adapun langkah-langkah model pembelajaran NHT (Number Head Together) dalam materi peristiwa rotasi dan revolusi bumi adalah pertama siswa dibagi dalam kelompok. Setiap siswa dalam kelompok mendapat nomor urut dan dipasang di punggung. Kedua guru memberikan tugas masing-masing kelompok mengerjakan lembar kerja tentang peristiwa rotasi dan revolusi bumi. Ketiga kelompok-kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya dan mengetahui jawabannya. Keempat guru memanggil salah satu nomor siswa dalam kelompok yang dipanggil melaporkan hasil kerja sama mereka. Kelima tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain, dan seterusnya, keenam penyimpulan materi.

Penggunaan model pembelajaran NHT (Number Head Together) membuat siswa ikut berperan aktif dalam kegiatan di kelas. Peran serta keaktifannya tersebut akan menumbuhkan berbagai hal yang positif sehingga aktifitas dan hasil belajar siswa meningkat. (bw1/lis)

Guru Kelas VI SD Negeri Ngalian, Kec.Tirto, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya