Seruya Belajar Mengenal Panca Indra melalui Permainan

Oleh : Taryumi S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BERMAIN hal yang sangat disukai oleh anak–anak usia TK. Untuk mengenalkan panca indra kepada anak usia dini perlu metode yang tepat. Dalam penyampaian materi panca indra, masalah yang dihadapi siswa kurang memperhatikan penjelasan dari guru motivasi belajar siswa rendah, pasif dalam pembelajaran dan suka bermain sendiri. Dengan kondisi seperti itu, guru melakukan refleksi.

Penyebab pembelajaran kurang berhasil dikarenakan timbulnya pada awal pembelajaran guru belum dapat memfokuskan siswa, belum memaksimalkan penggunaan alat peraga,belum mengajak siswa untuk aktif dalam pembelajaran. Langkah yang diambil guru yaitu memperbaiki metode pembelajaran. Pilihan metode bermaian merupakan hal yang tepat sesuai dengan usia anak TK yang masih suka bermain.

>Metode permainan adalah suatu metode pembelajaran yang menetapkan agar pembelajaran bertitik tolak dari hal-hal konkret bagi siswa, menekankan keterampilan dalam memainkan peran, berdiskusi, berargumentasi sehingga merangsang cara berpikir logis siswa untuk dapat mengenali panca indra yang dimilikinya dan penanaman karakter religius bahwa Allah Maha Pemurah yang menciptakan kesempurnaan pada manusia.
Menurut Kimpraswil (dalam As’adi Muhammad, 2009:26) mengatakan, definisi permaina adalah usaha olah diri (olah pikiran dan olah fisik) yang sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pengembangan motivasi, kinerja, dan prestasi dalam melaksanakan tugas dan kepentingan organisasi dengan lebih baik. Benda-benda dalam bentuk permainan akan sangat berperan bila dimanipulasi dengan baik. Benda-benda ini dapat memelihara dan meningkatkan cara berfikir logis yang telah dimiliki siswa.

Baca juga:   Apersepsi Menggugah Siswa saat Pandemi

Dalam materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat metode permainan matematika yang dapat digunakan adalah permainan jual beli. Pada permainan jual beli, siswa diberi peran yang harus dimainkan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, mendiskusikan masalah-masalah yang ditemui dalam permainan, dan kemudian menentukan penyelesaiannya. Hal ini dapat merangsang pemikiran siswa secara logis.

Pelaksanaan permainan mengenal panca indra dengan teknik yang dapat menarik perhatian peserta didik hingga menimbulkan suasana yang mengasyikan tanpa menimbulkan kelelahan. Timbulnya suasana mengasyikan ini dapat memotivasi siswa untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelajaran panca indra. Adapun jenis permainan disesuaikan dengan model permainan yang terbaru sehinnga anak antusias dan mengasikan.
Penggunaan metode permainan, sebaiknya guru merencanakannya dengan tujuan yang jelas, mempersiapkan hal-hal yang akan digunakan dengan maksimal, membantu siswa dalam melaksanakan permainan dan meminimalkan resiko buruk yang akan terjadi. Dengan demikian waktu yang digunakan dapat efisien dan permainan yang digunakan dapat efektif dan bermanfaat. Dalam penyampaiannya guru harus tegas dan kreatif agar siswa tetap berada dalam aturan permainan yang ditetapkan.
Pemilihan metode permainan dalam penyampaian materi panca indra sangatlah tepat untuk pembelajaran anak usia dini (PAUD). Siswa lebih aktif, kreatif dan merangsang motorik anak. Keberhasilan tingkat pemahaman materi juga tercapai. Guru dan siswa bisa olah pikir dan olah fisik sehingga merasa asik dan fresh. (pg1/ida)

Baca juga:   Menerapkan Sila-Sila Pancasila dalam Bentuk Cerita Bergambar

Guru TK Pertiwi Gintung, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya