Pentingnya Pemenuhan Gizi Sejak Usia Dini di TK Negeri Kintelan

Oleh : Sri Wahyuni

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Anak merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) yang memerlukan perhatian khusus untuk kecukupan status gizinya sejak lahir, bahkan sejak dalam kandungan. Anak usia dini memiliki karakteristik berbeda dengan usia sebelum dan sesudahnya, baik dalam fisik-biologis, motorik, kognitif, moral, dan psikososialnya.

Setiap hari, anak membutuhkan gizi seimbang yang terdiri dari asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Asupan kandungan gizi tersebut dapat diperoleh dari makanan yang dikonsumsi yang berguna untuk pertumbuhan otak (intelegensia) dan pertumbuhan fisik.

Manfaat asupan gizi terbaik bagi anak antara lain menjaga dan memelihara kesehatan. Gizi sangat berkaitan erat dengan kesehatan dan peningkatan kualitas hidup. Gizi yang baik bisa membantu mengoptimalkan fungsi tubuh, mencegah serta membantu penanganan penyakit.

Meningkatkan kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh anak terbentuk dari asupan gizi yang diterimanya sejak dini. Nutrisi ini diperlukan untuk membentuk sel-sel kekebalan tubuh untuk melawan berbagai virus dan penyakit yang bisa menyerang kapan saja.

Sesuai dengan angka kecukupan gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, rata-rata kebutuhan energi harian anak usia 4-6 tahun yakni 1.600 kalori. Maka sebisa mungkin, sajikan menu makan untuk memenuhi gizi anak prasekolah dalam porsi yang mudah digenggam dan dikunyah.

Baca juga:   Bermain Seni Kriya Bagi Anak Usia Dini

Berikut pilihan makanan tambahan yang dapat diberikan TK Negeri Kintelan untuk mencukupi gizi anak usia dini yakni pertama karbohidrat. Masa prasekolah adalah masa-masa di mana anak sibuk beraktivitas fisik untuk lebih mengenal dunia sekitarnya. Itu sebabnya, nafsu makan anak mudah berubah-ubah demi mencukupi kebutuhan energinya sepanjang hari. Sebisa mungkin, pastikan setidaknya anak mendapatkan sekitar 220 gram karbohidrat sehari.
Kedua protein. Kebutuhan gizi protein untuk anak usia prasekolah adalah sebanyak 35 gram per hari. Supaya terpenuhi dengan baik, ada dua jenis protein yang bisa Anda berikan pada si kecil. Protein ada dua jenis, yaitu protein hewani dan protein nabati.

Ketiga lemak. Anak-anak usia prasekolah membutuhkan asupan gizi lemak sekitar 62 gram setiap hari. Namun jangan salah, tidak sembarang lemak bisa Anda berikan begitu saja pada anak. Ada beberapa jenis lemak, yaitu lemak baik dan lemak jahat.

Keempat serat. Idealnya, anak prasekolah sekitar usia 4-6 tahun membutuhkan asupan serat sebanyak 22 gram sehari. Sayangnya, pada kenyatannya tidak sedikit anak yang mengalami sembelit karena kekurangan asupan serat. Kondisi ini biasanya terjadi ketika anak lebih suka makan makanan siap saji, seperti chicken nugget sosis dan kentang goreng.

Baca juga:   Wujudkan Harapan Menjadi Kepala Sekolah yang Berkarakter

Anak prasekolah sekitar usia 4-6 tahun, membutuhkan setidaknya asupan gizi dari 2 porsi buah dan 3 porsi sayuran setiap harinya. Sebagai perbandingan, satu porsi buah adalah satu buah yang berukuran sedang atau dua buah ukuran kecil.
Lima vitamin dan mineral. Di samping kebutuhan zat gizi makro seperti yang disebut di atas, anak juga tak boleh kekurangan zat gizi mikronya. Salah satu mineral yang baik untuk pertumbuhan tubuh anak yakni kalsium. Kalsium sangat diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi anak. Bukan hanya itu, kalsium juga diperlukan untuk fungsi jantung, pembekuan darah, serta fungsi otot.
Sumber utama kalsium adalah semua susu dan produk susu, seperti keju dan yogurt. Bagi anak usia dini, dianjurkan untuk mendapatkan asupan susu sekitar 200 ml setiap hari. (ips1/lis)

Guru TK Negeri Kintelan

Author

Populer

Lainnya