Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli dengan Metode Tutor Sebaya

Oleh : Drs. Darlin Setiyanto

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Bola voli merupakan olahraga permainan yang sudah berkembang dan digemari serta dijadikan sebagai cabang olahraga permainan di masyarakat. Bola voli adalah olahraga permainan yang dalam pelaksanaannya bola dipantulkan sebelum menyentuh tanah atau lantai.

Pendapat tentang pengertian bola voli yang dikemukakan oleh Yunus (1992: 2), “Aturan dasar lainya, bola boleh dimainkan atau dipantulkan dengan temanya secara bergantian tiga kali berturut-turut sebelum diseberangkan ke daerah lawan.”
Bola voli menuntut penguasaan teknik dalam permainannya dengan tujuan tertentu. Menurut pendapat Sunardi (2011:16), “Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu praktik dengan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang permainan bola voli.”

Teknik yang terdapat dalam bola voli, teknik dasar bola voli merupakan inti dari teknik bola voli. Terdapat beberapa teknik dasar dalam permainan bola voli yakni servis, pass bawah (underhand pass), pass atas (overhand pass).
umpan (set up), smash (spike), blok.

Penguasaan teknik dasar merupakan salah faktor yang sangat penting di dalam proses pembelajaran dan permainan bola voli. Keberhasilan suatu tim dalam setiap permainan didukung dengan teknik dasar (passing bawah) yang baik, karena pengusaan teknik dasar memungkinkan seorang pemain dapat menampilkan suatu permaianan yang bermutu, indah, menyenangkan, dan memberikan rasa percaya diri terutama untuk diri sendiri dan tim.

Baca juga:   Penerapan Video Converence Mapel IPS di Masa PPKM

Beberapa manfaat apabila menguasai gerak dasar passing bawah dengan baik adalah sekeras apapun servise atau pukulan yang datang maka akan merasa tenang dan menghasilkan pantulan yang terkontrol dan terarah. Dengan menguasai gerak dasar yang baik akan memberikan rasa percaya diri dalam menghadapi pertandingan atau permainan yang diselenggarakan baik yang bersifat resmi atau nonresmi. Kesalahan-kesalahan umum dalam melakukan passing bawah bola voli, antara lain lengan pemukul ditekuk pada siku, sehingga pemukul sempit bidangnya. Hal ini berakibat bola berputar dan arah bola tidak jelas.

Terlalu banyak gerakan lengan pemukulan ke depan dibandingkan gerakan ke atas, sehingga sudut datang bola terhadap lengan bawah pemukul tidak 90 derajat. Perkenaan bola pada kepalan telapak tangan. Kurang sejajar dari dua lengan bawah sebagai pemukul. 5. Tidak ada koordinasi yang harmonis antara gerakan lengan, badan dan kaki.

Terlalu eksplosif gerakan ayunan secara keseluruhan, sehingga bola lari jauh menyeleweng. Dalam upaya meningkatkan teknik dasar passing bawah bola voli, perlu memperhatikan faktor-faktor dasar penyebabnya. Salah satu upaya untuk memecahkan masalah tersebut adalah dengan memberikan pelajaran yang bertujuan untuk memperbaiki teknik teknik dasar yang lebih baik.

Baca juga:   BKJJ dengan Video Inspiratif “Aku Bisa”

Pembelajaran teknik dasar passing bawah dapat dilakukan dalam bentuk lain yang melibatkan teman sekelah yang telah menguasai teknik dasar passing bawah. Bentuk pembelajaran seperti ini dapat disebut pembelajaran dengan metode tutor sebaya, karena dari hasil yang sudah diperoleh dari mapel lain ternyata berhasil, dan kami akan menerapkan pada mapel penjasorkes.

Tutor sebaya dilakukan dengan cara memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap yang tinggi. Siswa tersebut mengajarkan materi atau latihan pada teman yang belum paham. Metode ini banyak sekali manfaatnya baik dari sisi siswa yang berperan sebagai tutor maupun bagi siswa yang diajarkan. Peran guru adalah sebagai pengawas kelancaran pelaksanaan metode ini dengan memberikan pengarahan. Tutor teman sebaya yaitu mengoptimalkan kemampuan siswa yang berprestasi untuk mengajar atau menularkan kepada teman sebaya yang kurang berprestasi. Sehingga siswa yang kurang berprestasi bisa mengatasi ketertinggalan.

Dari pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode tutor sebaya ternyata motivasi, aktivitas siswa lebih meningkat karena frekuensi latthannya lebih banyak dan merasa lebih nyaman dan teknik dasar passing bawahnya lebih baik sehingga siswa dapat memenuhi target yang diharapkan. (ips2.2/lis)

Guru Penjasorkes SMPN 1 Pageruyung, Kendal

Author

Populer

Lainnya