Pendekatan Kontekstual Teknik Keywords Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi

Oleh: Murwatiningsih, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Guru sangat berperan dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, secara profesional guru harus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya. Kemudian mengimplementasikan kemampuan yang dimiliki dalam melaksanakan pembelajaran, sehingga pembelajaran berlangsung secara aktif, kreatif, efektif, menyenangkan, dan berpusat pada anak didik.

Kemampuan menulis puisi sangat penting, sesuai hakikat pembelajaran bahasa Indonesia yaitu kemampuan berkomunikasi dan bersastra. Dalam menulis puisi terdapat berbagai unsur meliputi tema, pesan/ amanat, ketatabahasaan/ejaan, dan pilihan kata/diksi.
Pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di SDN Butuh, Kecamatan Temanggung sudah menerapkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sebagaimana tercantum dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kenyataannya, sebagian besar peserta didik masih mengalami kesulitan dalam pembelajaran menulis puisi.

Dari evaluasi diri guru di SDN Butuh, sharing dan masukan dari teman sejawat, hal tersebut disebabkan proses pembelajaran masih menekankan pada penguasaan pengetahuan berbahasa, bukan pada kemampuan atau keterampilan berbahasa.

Guna meningkatkan kemampuan menulis puisi di SDN Butuh, penulis menerapkan pendekatan kontekstual teknik keywords. Dengan pendekatan dan teknik pembelajaran ini diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuannya menulis puisi. Sehingga penulis merumuskan permasalahan yaitu,”Apakah pembelajaran menggunakan pendekatan kontekstual teknik keywords dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa siswa di SDN Butuh khususnya kelas atas dan bawah?

Baca juga:   Yuk Belajar Ketangkasan dengan Pendekatan DL dan Metode Drill

Ruang lingkup mata pelajaran bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra, secara terinci kemampuan berbahasa meliputi: mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis yang berkaitan dengan teks-teks nonsastra. Sedangkan kemampuan bersastra meliputi mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis yang berkaitan dengan teks-teks sastra (Kurikulum 2006).

Secara etimologi istilah puisi berasal dari bahasa Yunani, yaitu poima berarti membuat atau poeisis yang berarti pembuatan, dalam bahasa Inggris disebut poem atau poetry. Puisi diartikan membuat dan pembuatan karena lewat puisi pada dasarnya seseorang telah menciptakan suatu dunia sendiri yang berisi pesan dan gambaran suasana-suasana tertentu, baik secara fisik maupun nonfisik (Aminnudin, 2000).

Pendekatan pembelajaran kontekstual merupakan sebuah proses pembelajaran yang bertujuan untuk menolong para siswa menemukan makna dari isi materi akademis yang dipelajari dengan cara menghubungkan materi itu dengan konteks kehidupan sehari-hari siswa, baik konteks pribadi, sosial, maupun budaya (Elaine B. Johnson, 2006:57).

Pembelajaran yang dilaksanakan dengan pendekatan kontekstual memiliki karakteristik: pertama, pembelajaran dilaksanakan dalam konteks yang otentik (learning in real life setting). Kedua, pembelajaran dilaksanakan dengan memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (learning by doing). Ketiga, pembelajaran dilaksanakan melalui kerja kelompok, berdiskusi, dan saling mengoreksi (learning in group). Empat, kebersamaan, kerja sama, dan saling memahami satu sama lain secara mendalam merupakan aspek penting untuk menciptakan pembelajaran menyenangkan (learning to know each other deeply). Lima, pembelajaran dilaksanakan secara aktif, kreatif, produktif, dan mementingkan kerja sama (learning to ask, to inquiry, to work together). Enam, pembelajaran dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan (learning as an enjoy activity).

Baca juga:   Mengatasi Kebuntuan Mental saat Ujian

Teknik keywords merupakan cara membelajarkan puisi, dimana dalam proses pembelajaran, siswa menentukan kata-kata kunci dari gambar peraga atau suatu pengalaman menarik yang dialami siswa beserta tema yang disajikan secara kontekstual. Kata-kata tersebut diseleksi, selanjutnya dibentuk menjadi kalimat-kalimat dan disusun menjadi puisi. (*/lis)

Guru SDN Butuh, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung

Author

Populer

Lainnya