Asyiknya Belajar PPKn dengan Media Vidio Pembelajaran

Oleh : ROASIH, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN adalah salah satu proses dalam rangka mempengaruhi peserta didik supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya, dengan demikian akan menimbulkan perubahan dalam dirinya yang memungkinkan untuk berfungsi dalam kehidupan bermasyarakat. Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang mempunyai visi khas, yakni terbentuknya warga negara yang baik dalam rangka nation dan character building. Dengan tujuan tersebut maka pesrta didik (warga negara) akan memiliki sikap yang kritis dan tanggungjawab yang akhirnya akan menjadi warga negara yang baik dikaitkan dengan pelaksanaan hal dan kewajiban dalam bernegara.

Mata Pelajaran PPKn terutama pada KD 3.4 “Mengidentifikasi bentuk kerjasama dalam keberagaman di rumah” merupakan mata pelajaran yang dianggap tidak terlalu sulit, tetapi kenyataannya berdasarkan hasil nilai ulangan Harian nilai mata pelajaran PPKn masuk kategori rendah dengan terlihatnya hasil ulangannya hanya 15 anak yang tuntas dari jumlah murid 44 anak, atau hanya 34% dari jumlah siswa kelas 1 SDN 04 Tambakrejo Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil pembelajaran PPKn ini tidak tercapai karena pembelajaran yang dilakukan hanya berpatokkan pada buku paket maka perlu pembelajaran yang inovatif yaitu dengan meggunakan media sederhana.

Pendidikan kewarganegaraan adalah Pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mempersiapkan warga masyarakat berfikir kritis dan bertindak demokratis, melalui aktivitas menanamkan kesadaran kepada generasi baru, bahwa demokrasi adalah bentuk kehidupan masyarakat yang paling menjamin hak-hak warga masyarakat (Zamroni (dalam Aji, 2014:28). Menurut Aji (2013:31) . Mata pelajaran PPKn merupakan mata pelajaran yang mempunyai misi membina, moral, dan norma secara utuh bulat dan berkesinambungan. Tujuan PPKn adalah untuk membentuk watak warga negara yang baik, yaitu yang tahu, mau dan sadar akan hak dan kewajibannya. Berdasarkan kedua pendapat tersebut dapat diketahui bahwa pembelajaran PPKn adalah pembelajaran yang mengajarkan akan nilai-nilai demokrasi dan juga mengajarkan akan moral dan norma secara utuh dan berkesinambungan. Untuk membentuk watak warga negara yang baik, yang tahu, mau dan sadar akan hak dan kewajibannya.

Baca juga:   Model Belajar Tuntas Tingkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia

Media pembelajaran adalah perantara untuk menyampaikan informasi dari sumber informasi kepada penerima agar dapat merangsang perasaan, pikiran serta dapat mendorong dirinya dalam proses belajar. Dalam Bahasa arab, media yang artinya perantara antara pngantar pesan dari pengirim ke penerima pesan menurut Azhar Arsyad (2011:3). Hamidjojo dan Latuheru (Azhar Arsyad, 2011:4) mengemukakan bahwa media sebagai bentuk perantara yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebarkan ide, gagasan, atau pendapat sehingga ide, gagasan atau pendapat yang dikemukakan itu sampai pada penerima yang dituju. Hal ini diperkuat dengan pendapat dari Romiszowski (basuki Wibawa dan Farida Mukti, 1991:8) media adalah pembawa pesan yang berasal dari suatu sumber pesan (yang dapat berupa orang atau benda) kepada penerima pesan.

Seiring berkembangnya teknologi, muncullah berbagai macam bahan ajar baru yang semakin canggih, mulai dari berkembangnya bentuk bahan ajar cetak, lalu merambah ke bahan ajar audio, hingga bahan ajar audio-video. Tekhnologi audiao visual yang sering digunakan dalam pembelajaran adalah film, slide, dan video. Sehingga dalam hal ini penulis lebih memilih menggunakan bahan ajar berupa Vidio pembelajaran. Azhar Arsyad 2011:49) menyatakan bahwa video merupakan gambar-gambar dalam frame, di mana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis sehigga pada layar terlihat gambar hidup.

Baca juga:   Membumikan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda melalui Pembelajaran PPKn

Dengan Menggunakan Media Video terlihat hasil dari pembelajaran yang telah diberikan guru lebih efektif dan mudah diingat oleh peserta didik, dan terlihat dari hasil yang didapat peserta didik dari 44 anak yang tuntas 90 persen. (ti1/zal)

Guru SDN 04 Tambakrejo, Pemalang

Author

Populer

Lainnya