Tingkatkan Hasil Belajar Peredaran Darah dengan Guided Discovery Learning

Oleh : Nurwakhyuningsih S.Pd

spot_img

RADARSEMRANG.ID, HASIL belajar yaitu kemamapuan seseorang yang diperoleh setelah melalui kegiatan pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran biasanya guru menerapkan tujuan pembelajaran. Siswa yang berhasil dalam belajar adalah siswa yang berhasil mencapai tujuan-tujuan pembelajaran. Untuk mengetahui apakah hasil belajar yang dicapai telah sesuai dengan yang dikehendaki, maka dapat diketahui melalui evaluasi setelah pembelajaran. Dengan dilakukannya evaluasi atau penilaian ini dapat dijadikan feedback atau tindak lanjut sebagai acuan seorang guru untuk mengavaluasi siswa yang kurang memahami pelajaran. Penilaian hasil belajar siswa mencakup segala hal, yaitu pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotorik).

Dari penilaian hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 02 Taman diperoleh nilai rata-rata pada muatan pelajaran IPA materi Peredaran Darah pada Manusia masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu upaya untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi siswa agar potensi-potensi yang ada pada peserta didik dapt ditingkatkan, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat khususnya pada hasil belajar IPA materi peredaran darah pada manusia.

Baca juga:   Optimalisasi Belajar IPA melalui Video Pembelajaran Masa Pandemi

Model guided discovery learning sangat tepat diterapkan dalam pembelajaran IPA khususnya materi peredaran darah pada manusia. Siswa akan terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran karena mereka akan menemukan sendiri apa yang mereka pelajari dengan bimbingan guru dengan cara merekad menemukan sendiri materinya itu berarti mereka lebih paham terhadap materi tersebut dan tentunya pembelajaran akan lebih bermakna.

Model adalah gambaran kecil atau miniatur dari sebuah konsep besar. Model pembelajaran adalah gambaran kecil dari konsep pembelajaran secara keseluruhan. Termasuk dalam hal ini adalah tujuan dan sistem pengolahan. Dengan demikian model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau pola yang digunakan sebagai pedoman dalam pembelajaran (Suyadi, 2013:14).

Guided discovery learning terdiri atas tiga kata, yaitu yang pertama terdiri atas kata “guided” yang artinya terbimbing, kedua “discovery” yang artinya penemuan, dan terakhir “learning” yang artinya pembelajaran. Jadi jika digabungkan guided discovery learning artinya pembelajaran penemuan terbimbing. Menurut Eggen dan Kaunchak (2012:177) model guided discovery learning adalah suatu pendekatan mengajar di mana guru memberi siswa contoh-contoh topik spesifik dan memandu siswa untuk memahami topik tersebut.
Dengan diterapkan model guided discovery learning pada siswa kelas V SD Negeri 02 Taman diharapkan siswa lebih memahami IPA materi peredaran darah pada manusia, siswa mampu mendapatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya. Model penemuan (discovery) merupakan pembelajaran yang lebih menekankan pada pengalaman langsung. Pembelajaran dengan model penemuan lebih mengutamakan proses dari pada hasil.

Baca juga:   Belajar Senam Lantai Asyik dan Menyenangkan

Berdasarkan penilaian hasil belajar materi peredaran darah pada manusia dengan menggunakan model guided discovery learning mengalami peningkatan dengan diperolehnya nilai rata-rata siswa kelas V SD Negeri 02 Taman sudah di atas KKM yang telah ditetapkan. (pg1/ida)

Guru SDN 02 Taman, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya