Kebiasaan Sehari-hari di Rumah dapat Pahami Arti Kewajiban

spot_img

RADARSEMRANG.ID, SALAH satu pengertian pendidikan yang sangat umum dikemukakan oleh Driyarkara (1980) yang menyatakan bahwa pendidikan adalah upaya memanusiakan manusia muda. Tingkat satuan pendidikan yang dianggap sebagai dasar pendidikan adalah sekolah dasar. Di sekolah inilah peserta didik mengalami proses pendidikan dan pembelajaran. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari dalam setiap jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) sederajat hingga perguruan tinggi. Penanaman moral dan sikap yang baik sesuai dengan nilai-nilai pancasilalah yang menjadikan PPKn dipelajari dalam setiap jenjang pendidikan. Dalam pendidikan PPKn guru harus bisa menerapkan kepada peserta didik nilai-nilai moral sehingga dapat membentuk pribadi sebagai teladan yang baik.

Terkait dengan pembelajaran jarak jauh yang dikarenakan Covid-19 belum berakhir, sehingga peserta didik diharuskan belajar di rumah. Hal ini menuntut guru untuk lebih kreatif dalam memberikan pembelajaran agar dapat membentuk karakter peserta didik yang berani, mandiri, cerdik dalam bergaul, beradap, sopan, berkompetensi, dan tidak hanya mengandalkan sistem rangking. Hal ini sesuai dengan pendapat Mulysa (2007) yaitu menjadikan peserta didik mampu berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi persoalan hidupmaupun isu kewarganegaraan di negaranya.

Baca juga:   Penerapan Blended Learning Flipped Classroom pada Bangun Ruang Sisi Datar

Ketika saya mengajarkan materi pelaksanaan kewajiban terhadap lingkungan sekitar di kelas 6 SD Negeri 1 Purwokerto Kec. Brangsong Kab. Kendal. Saya memberikan tugas berupa LKA (Lembar Kerja Anak) tentang apa saja kebiasaan sehari-hari yang dilakukan peserta didik di rumah. Kemudian dari tugas tersebut dapat dibuat kesimpulan tentang arti kewajiban. Kewajiban merupakan sesuatu atau tugas yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab. Kemudian dari kebiasaan-kebiasaan tersebut, peserta didik memahami pelaksanaan kewajiban terhadap lingkungan. Mereka dapat menentukan kegiatan yang mana pelaksanaan dari kewajiban. Mungkin dengan adanya BDR peserta didik sering membantu orang tua di rumah seperti membersihkan halaman, menanam pohon, membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak lagi. Ternyata dengan kebiasaan yang dilakukan di rumah dapat menjadikan pembelajaran yang bermakna, secara otomatis peserta didik telah belajar. Sehingga tercipta kondisi belajar efektif, efisien, dan menyenangkan.

Memberikan motivasi kepada peserta didik sangat bermanfaat untuk membuat memiliki dorongan semangat belajar tinggi. Begitu pula jika anak telah berada di fase pendidikan Sekolah Dasar (SD), ia memerlukan perhatian yang lebih. Dukungan atau peran orang tua juga sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti ini. (pg1/zal)

Baca juga:   Implementasi Discovery Learning dalam Pembelajaran Biologi Dukung Sekolah Adiwiyata

Guru SDN 1 Purwokerto, Kendal

Author

Populer

Lainnya