Upaya Menciptakan Kenyamanan Pembelajaran Pesera Didik di Kelas

Oleh: Toipah, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, UNTUK menciptakan kenyamanan kegiatan pemmelajaran di dalam kelas sesuai dengan mutu pendidikan yang sesuai dengan cita-cita Bangsa Indonesia, untuk mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, di mana pendidikan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan dan keterampilan. Banyak faktor yang mempengaruhi pembelajaran peserta didik dapat dan tidaknya Proses Kegiatan Belajar mengajar sangat efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi bterdiri dari faktor interen dan faktor eksteren.

Kenyamanan dalam kegiatan pembelajaran peserta didik dalam kelas merupakan salah satu faktor interen yang harus ditanggapi oleh seorang kepala sekolah, guru, staf sekolah maupun peserta didik itu sendiri. Kenyamanan pembelajaran dalam kelas di SDN Kedokansayang 01 masih ada beberapa ruang kelas yang tidak membuat peserta didik tidak nyaman dalam kegiatan belajar mengajar karena kalau musim hujan atap bocor, gedung sudah tua yang sangat membutuhkan perbaikan kesadaran guru masih kurang memahami pentingnya kenyamanan dalam pembelajaran ini sangat membantu penampilan dan kelancaran guru mengajar di kelas, jika kelas kurang nyaman guru bagaimana dalam pembelajaran ini pasti dalam menyampaikan materi pembelajaran di dalam kelas guru akan mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran pada peserta didiknya.

Bagi penulis kenyamana pembelajaran di kelas itu merupakan keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang dicapai oleh seorang guru atau alat bantu yang sudah terprogram sedemikian baik materi, metode pembelajaran yang akan digunakan, waktu yang sesuai dengan jadwal pelajaran di kelas, karena guru merupakan ujung tombak yang berhubungan langsung dengan peserta didik sebagai subyek dan obyek belajar di dalam kelas.

Baca juga:   Kiat Kepala Sekolah untuk Memotivasi Kinerja Guru

Sihombing (2008) bahwa ketercukupan pencahayaan dalam ruang dapat mempengaruhi tingkat kenyamanan penghuni ruang. Bahkan ketercukupan pencahayaan pada ruang juga berdampak pada keberlangsungan kegiatan di dalam ruang tersebut. Ruang dengan pencahayaan yang sedikit membuat ruangan menjadi gelap dan tampak muram. Pun demikian pencahayaan yang terlalu banyak akan membuat silau dan mengganggu mata. Hal itu juga berlaku di dalam ruang kelas. Pencahayaan ruang kelas memegang peranan penting dalam proses pembelajaran. Ruang kelas dengan pencahayaan yang baik akan dapat membantu siswa dalam berkegiatan dalam pembelajaran.

Dengan ini, penulis membahas usaha menciptakan kenyaman pembelajaran di dalam kelas. Kenyamana guru dalam pembelajaran adalah hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh guru itu sendiri dalam melaksanakan tugasnya sebagai guru yang sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan kepadanya yang meliputi menyusun program pembelajaran, silabus, RPP, evaluasi dan penilaian serta mengalisis hasil penilaian yang diberika terhadap peserta didik. Ukuran kenyaman guru dapat terlihat dari rasa ketenangannya masing-masing guru dalam menyampaikan materi dalam pembelajaran peserta didik dengan tengan menerima pelajaran yang diterangkan oleh guru baik dalam kelas maupun di luar kelas dan semua dari komponen baik dari kepala sekolah, guru, maupun staf serta penjaga dengan ramah dan tidak suka marah di dalam kelas tersebut.

Baca juga:   Pentingnya Konsep Dasar dalam Matematika di SD

Hal ini dengan terciptanya kenyaman dalam dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar serta membuat peserta didik merasa senang dan memiliki kelas dengan semboyan kelasku adalah rumahku, untuk mencapai kenyamanan pembelajaran di dalam kelas ada sembilan cara yang membuat peserta didik nyaman belajar di kelas yaitu mengajar dengan cara menyenangkan, menjaga estetika kelas, menjaga kebersihan ruang kelas,

mengajar denagan cara unik atau dengan metode pembelajaran yang bervariasi, tidak memasang muka seram, meminimalisir pemberian tugas tambahan, mengatur tempat duduk peserta didik dengan baik, ciptakan suasana kelas yang penuh kompetisi, mencoba memahami kondisi peserta didik.

Cara ini merupakan salah satu cara belajar yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang dipelajari itu benar-benar masuk atau bisa diterma peserta didik harus tenang dan dalam keadaan nyaman. Dengan demikian suasana belajar tidak menimbulkan stres dan ketenangan bagi peserta didik, guru sangat berperan penting dalam menciptakan suasana hati tersebut, jika guru yang menampakkan ekspresi murung, sedih, dan marah-marah semua ini akan mempengaruhi peserta didik dan peserta didik merasa tenang serta dapat menghasilkan mutu yang baik. (pg1/zal)

Kepala SDN Kedokansayang 01

Author

Populer

Lainnya