Tanamkan Rasa Tanggung Jawab sejak Dini melalui Metode Pemberian Tugas

Oleh : Kasih Dwi Sugiarti S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, KEGIATAN belajar mengajar pada dasarnya kegiatan inti dari pelaksanaan pendidikan formal. Oleh karena itu, maju mundurnya pendidikan ditentukan oleh kualitas proses pembelajaran yang dikelola oleh guru. Pembelajaran juga merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan. Dan pendidikan merupakan proses belajar mengajar yang dapat menghasilkan perubahan tingkah laku. Sedangkan pendidikan usia dini adalah suatu jenjang pendidikan yang didirikan sebagai usaha mengembangkan seluruh segi kepribadian peserta didik dalam rangka menjembatani pendidikan keluarga ke pendidikan sekolah. Adapun ruang lingkup kegiatan belajarnya salah satunya pembentukan perilaku melalui pembiasaan dalam pengembangan moral pancasila, agama, disiplin, emosi dan kemampuan bermasyarakat. PAUD sangat penting dilakukan karena proses pembelajaran di PAUD merupakan dasar bagi pembentukan kepribadian yang seutuhnya yaitu ditandai dengan karakter seperti budi pekerti, trampil dan bertanggung jawab. Upaya untuk mengembangkan kemampuan dan karakter pada anak usia dini diperlukan suatu program pembelajaranyang mendukung salah satunya dengan memilih metode pemberian tugas untuk menanamkan karakter tanggung jawab pada anak usia dini sebagaimana yang kami lakukan di TK, khususnya pada proses pembelajaran di KD.4.9. Menggunakan teknologi sederhana ( peralatan rumah tangga, peralatan pertukangan dan lain lain) untuk menyelesaikan tugas dan kegiatannya.

Baca juga:   Mudah Pahami Tema Tanaman dengan Alat Peraga Alamiah

Karakter adalah gaya atau sifat khas dari diri seseorang yang bersumber dari bentukan–bentukan yang diterima dari lingkungan, misalnya lingkungan keluarga pada masa kecil dan juga bawaan dari lahir (Koesoema, 2010:3). Pendidikan karakter pada pesrta didik usia dini merupakan upaya penanaman perilaku terpuji pada peserta didik dan salah satunya adalah menanamkan rasa tanggung jawab. Metode pemberian tugas adalah metode yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melaksanakan tugas yang sudah disiapkan oleh guru. Sedangkan menurut Mulyasa (2005) metode pemberian tugas merupakan cara penyajianbahan pelajaran. Pada metode ini guru memberikan seperangkat tugas yang harus dikerjakan oleh peserta didik baik secara individu maupun berkelompok. Menurut Chanan (2010) langkah-langkah penerapan metode pemberian tugas adalah, 1) guru menjelaskan tujuan yang akan dicapai dari pemberian tugas tersebut di antaranya adalah peserta didik dapat menggunakanteknologi sederhana yang berkaitandengan alat rumah tangga maupun alat pertukangan. 2) Guru memberikan tugas kepada peserta didik sesuai materi, peserta didik mempelajari dan mengerjakan tugas tersebut. 3) Peserta didik mempertanggungjawabkan dengan melaporkan hasil pekerjaannnya. 4) Guru bersama peserta didik menilai hasil yang telah dicapai.

Baca juga:   Mengenal Emosi Diri melalui Bermain Petak Umpet

Kelebihan dari metode pemberian tugas ini menurut Wijaya Kusuma adalah memupuk rasa percaya diri, membina dan menanamkan rasa tanggung jawab serta disiplin peserta didik, mengembangkan kreativitas peserta didik serta mengembangkan pola berfikir dan ketrampilan peserta didik. Dengan demikian pemilihan metode pemberian tugas pada pembelajaran anak usia dini sebagai upaya untuk menanmkan rasa tanggung jawab sangat tepat. (pg1/ida)

Guru TK Negeri Pemina Taman Pemalang

Author

Populer

Lainnya