Cara Asyik Belajar dari Rumah

Oleh : Listyowati, S.Pd.SD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 mengharuskan anak-anak sekolah untuk belajar dari rumah. Ini adalah sebuah tantangan bagi guru maupun orang tua agar dapat membuat kondisi lingkungan dan belajar dari rumah menjadi lebih menyenangkan. Karena belajar dari rumah, peran orang tua menjadi sangat penting dalam menggantikan peran guru di rumah bagi anak untuk belajar. Menurut Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., seorang Psikolog Anak dan Keluarga mengatakan bahwa proses bertumbuh dan berkembang anak, proses belajar, sangat tergantung pada kehangatan interaksi anak bersama orang tuanya.

Agar belajar dari rumah menjadi menyenangkan dan tidak membosankan, berikut tips penulis bagi orang tua agar dapat meningkatkan prestasi anak dalam belajar. Seperti yang diterapkan di SDN Wonokerso 01. Pertama, orang tua harus fokus pada apa yang dilakukan. Dengan fokus pada hal hal yang orang tua lakukan dapat membantu mengurangi rasa kecemasan yang berlebihan. Rasa cemas yang berlebihan dapat mengakibatkan kepanikan. Ketika panik kita akan bertindak secara irrasional. Kita harus pandai menjelaskan kepada anak-anak pentingnya menghadapi situasi dengan tenang dan ajari langkah-langkah cara mengatasinya. Seperti melakukan hal-hal praktis selama ada di rumah bersama anak-anak. Misalnya, kita dapat memberikan anak-anak tanggung jawab untuk tugas-tugas di rumah untuk membantu menjaga adiknya, merawat hewan peliharaan, merapikan tempat tidur sendiri dan lainnya dalam hal positif. Kedua, Membangun rutinitas kegiatan setiap hari.

Baca juga:   Pembelajaran Jarak Jauh saat Pandemi untuk Siswa SD Kelas Rendah

Orang tua dapat memberikan dukungan kepada anak untuk mempertahankan rutinitas saat di rumah. Rutinitas yang dilakukan pun berbeda tergantung pada usia anak. Tetapi, terlepas dari usia, menjaga anak pada jadwal rutin dapat mengurangi kecemasan. Orang tua juga dapat memastikan tentang jadwal harian mencakup keseimbangan antara kegiatan akademik, kreatif, fisik dan sosial. Ketiga, usahakan anak tetap terhubung dengan teman sebaya.

Sosial distancing di tengah pandemi memang sangatpenting untuk dilakukan, tetapi tetap berhubungan dengan teman juga penting untuk semua anak. Dengan memberikan kesempatan untuk berinteraksi secara sosial dengan teman sebaya akan membantu anak-anak menjaga koneksi dan meningkatkan mood mereka. Untuk dapat melakukan hal tersebut, orang tua dapat memanfaatkan teknologi yang ada, seperti komunikasi secara maya / virtual. Keempat, usahakan anak anak harus tetap aktif.

Biasanya anak-anak menghabiskan banyak waktu di sekolahnya, jadi sangat penting untuk memastikan bahwa mereka masih terlibat dalam kegiatan yang dapat dinikmati ketika di rumah. Jika perlu, habiskan waktu di luar dengan bersepeda, jogging, atau berjalan dengan catatan tetap patuhi protokol kesehatan ketika di luar ruangan. Selain hal itu, melakukan aktivitas bersama keluarga di rumah pun juga sangat diperlukan. Tetap aktif dalam ikatan keluarga akan berdampak positif pada suasana hati semua orang, tak hanya anak-anak saja. Kelima, Tangani kegelisahan anak. Orang tua harus memastikan secara khusus untuk mendengarkan kegelisahan anak-anak tentang apa yang terjadi di sekitar mereka. Penting untuk memberi mereka informasi sesuai usia yang didasarkan pada fakta. (ti2/zal)

Baca juga:   Bermain Kertas Lipat untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Bangun Ruang

Guru SDN Wonokerso 01

Author

Populer

Lainnya