Meningkatkan Keterampilan Membaca dan Menulis Teks Procedure dengan Metode CIRC

Oleh: Titin Nafiatin, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam melaksanakan tugasnya, seorang guru dituntut melakukan berbagai hal yang tidak hanya terkait dengan disiplin ilmu yang harus ditranformasikan kepada peserta didiknya, namun juga dituntut menguasai berbagai hal lain terkait dengan mekanisme dan proses pelaksanaan pembelajaran itu sendiri. Guru dituntut mengelola kelas dengan baik dan kondusif sesuai materi atau kompetensi yang diharapkan dari peserta didik. Memberi motivasi kepada siswa agar mau belajar, menerapkan pendekatan, model dan metode yang sesuai. Menerapkan pola belajar dengan benar, memberi contoh dan teladan yang baik dalam berbagai hal terkait dengan pelaksanaan pembelajaran maupun berbagai kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.

Dengan dilatarbelakangi rendahnya semangat dan motivasi siswa, kurang adanya kolaborasi dan kerja sama antarsiswa dalam kelas untuk menyelesaikan tugas- tugas tertentu dalam pembelajaran.

Motivasi dan semangat belajar yang rendah tersebut berdampak rendahnya prestasi dan hasil belajar siswa pada umumnya. Kurangnya sikap berkolaborasi dan bekerja sama antarsiswa dalam kelas juga antarsiswa dalam kelas juga sangat berpengaruh kuat terhadap keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran. Rendahnya motivasi dan semangat belajar siswa tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor internal yang berasal dari diri siswa maupun yang berasal dari luar diri siswa atau faktor eksternal.

Baca juga:   Penguatan Guru dapat Membangkitkan Motivasi Belajar Siswa

Faktor internal antara lain kurang siapnya siswa mengikuti pembelajaran, kurang berminatnya siswa terhadap pembelajaran yang dikembangkan guru. Egoisme siswa yang berkemampuan tinggi, dan sifat tertutup siswa berkemampuan rendah sehingga tidak terjadi sharing antarsiswa.

Faktor eksternal misalnya sistem pembelajaran yang monoton sehingga gaya belajar siswa tidak terlayani secara proporsional, kegiatan pembelajaran yang kurang memungkinkan siswa untuk melakukan sharing, kurangnya perhatian guru terhadap kesulitan belajar siswa. Dan sistem penilaian yang hanya mengakses hasil pembelajaran. Faktor-faktor tersebut secara terpisah maupun bersama akan mengurangi motivasi belajar dan berdampak pada rendahnya hasil belajar.

Pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dengan menggunakan model pembelajaran cooperative integrated learning (CIL). Model pembelajaran CIL tersebut difokuskan untuk pembelajaran keterampilan membaca dan menulis secara terpadu sehingga terjadilah model pembelajaran kooperatif integratif / terpadu keterampilan membaca dan menulis yang disebut model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC). Menurut Steven dan Slavin 1995 (dalam Degeng, 2004) langkah-langkah pembelajaran menggunakan model pembelajaran CIRC sebagai berikut : membentuk kelompok belajar yang masing-masing kelompok anggotanya 4 atau 5 siswa secara heterogen. Guru memberikan wacana/ teks/kliping kepada setiap kelompok sesuai dengan materi/ kompetensi yang akan disajikan dalam proses pembelajaran.

Baca juga:   Menggagas Meme sebagai Media Pembelajaran

Siswa bekerja atau berdiskusi dalam kelompok masing-masing tentang materi/kompetensi yang disampaikan untuk menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana/teks/kliping tersebut dengan menuliskan hasil kliping kerjanya pada lembar kertas.

Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dalam diskusi antarkelompok/diskusi kelas. Guru membuat kesimpulan bersama semua kelompok. Guru memberikan penghargaan kepada kelompok maupun individu.

Penulis sebagai guru bahasa Inggris di SMPN 1 Buaran sudah beberapa kali menerapkan model pembelajaran kooperatif dalam proses pembelajaran bahasa Inggris di kelas IX terutama pada materi teks procedure dan hasilnya menunjukkan peningkatan nilai proses dan hasil akhir yang signifikan. Dengan mendasarkan pada kenyataan di atas, maka penulis mencoba mengembangkan model pembelajaran CIRC yang didasari pendekatan CTL dan model pembelajaran kooperatif dengan memperhatikan gaya belajar siswa.

Dengan menerapkan model pembelajaran ini diharapkan minat dan motivasi belajar peserta didik meningkat yang pada akhirnya meningkat pula hasil belajar mereka. (ti2/lis)

Guru Bahasa Inggris SMPN 1 Buaran, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya