Belajar Menyenangkan dengan Snowball Throwing Tingkatkan Hasil Belajar Sejarah

Oleh : Lusia Rini Indriastuti

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan menurut Jonh S. Brubacher (2004:4) adalah proses dalam masa potensi-potensi, kemampuan-kemampuan, kapasitas-kapasitas manusia yang mudah dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan yang baik dan alat (media) yang disusun sedemikian rupa, dan digunakan oleh manusia untuk mendorong orang lain atau dirinya sendiri untuk mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan (Sumitro, 2006:17)

Strategi pembelajaran sangat diperlukan dalam menunjang terwujudnya seluruh kompetensi yang dimuat dalam Kurikulum 2013, salah satunya dengan penggunaan metode yang tepat dalam suatu kegiatan pembelajaran. Di SMA N 3 Magelang sampai saat ini belum menggunakan metode pembelajaran Sejarah yang optimal. Aktivitas guru dalam mengajar monoton, peserta didik menjadi cepat bosan dalam mengikuti pelajaran Sejarah dan kurang peka terhadap masalah atau kejadian yang terjadi di sekitarnya, pada akhirnya hasil belajar menjadi rendah. Berdasarkan hasil ulangan tengah semester kelas XII IPS1 tahun pelajaran 2020 peserta didik SMA Negeri 3 Magelang pada mata pelajaran Sejarah menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Rata- rata masih di bawah KKM yaitu 61,52 padahal KKM yang ditetapkan sebesar 65.

Baca juga:   Problem Based Learning Berbantuan Problem Card

Upaya yang dapat dilakukan guru untuk dapat memecahkan permasalahan tersebut, dengan mengubah suasana belajar melalui model pembelajaran inovatif yang bervariatif sehingga dapat memaksimalkan daya saing siswa melalui tim dalam kelas. Salah satu penggunaan metode pembelajaran pada siswa SMA yang cocok adalah metode snowball Throwing. Pembelajaran ini akan membangkitkan daya pikir siswa sehingga diharapkan akan menambah motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan penerapan metode snouball Throwing diharapkan siswa menjadi lebih kritis menganalisis peristiwa sejarah.

Snowball berarti gumpalan salju (John M. Chols,1982:536), Throwing berarti lemparan (john.M.Chols, 1982 : 590) sehingga pengertian snowball throwing adalah lemparan gumpalan (bola) salju, dimana peserta didik membuat bola-bola dari kertas putih sebagai bola salju yang kemudian dilemparkan ke teman-temannya.

Langkah-langkah model pembelajaran snowball throwing adalah : (1) Guru menyampaikan materi. (2) Guru membentuk kelompok, dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk diberi penjelasan tentang materi. (3) Masing-masing ketua kelompok kembali pada kelompoknya untuk menyampaikan materi yang telah dijelaskan oleh guru kepada teman-temannya. (4) Masing-masing peserta didik diberi lembar kerja untuk menuliskan pertanyaan apa saja mengenai materi yang telah dijelaskan. (5) Lembar kerja tersebut kemudian dibulatkan dibentuk bola, kemudian dilempar pada kelompok lain (dari peserta didik satu ke peserta didik yang lain Selama 3 menit) untuk dijawab oleh yang berhasil menangkap lemparan tersebut. (6) Peserta didik menjawab pertanyaan tersebut, jika benar mendapat poin. (7) Guru memberikan kesimpulan. (8) Guru mengevaluasi kegiatan tersebut dengan cara memberi komentar sekaligus memberikan penilaian mengenai jenis pertanyaan, bobot pertanyaan dan rumusan kalimat yang dibuat oleh peserta didik. Kemudian memberi contoh susunan pertanyaan yang benar (Suprijono2010:128).

Baca juga:   Dengan Tabel Perkalian Kemampuan Berhitung Siswa Meningkat

Setelah diterapkan model snowball throwing, hasil respon atau tanggapan siswa ternyata sangat menggembirakan. Setelah diberi angket, siswa memberi tanggapan positif terhadap pembelajaran sejarah dengan penerapan model pembelajaran snowball throwing, sebesar 78,12 %. (ti2/ton)

Guru Sejarah SMA Negeri 3 Magelang

Author

Populer

Lainnya