Belajar Berkarya saat BDR

spot_img

RADARSEMARANG.ID, BDR adalah kegiatan belajar dari rumah yang dicanangkan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan upaya untuk mengatasi penularan Covid -19 yang telah mendunia terutama di kalangan anak –anak khususnya peserta didik.

Hal tersebut mengubah rencana pembelajaran yang telah dicanangkan menjadi rencana baru yang menantang. Guru, sekolah yang sekaligus melibatkan orang tua serta peserta didik untuk kerjasamanya melaksanakan pembelajaran secara formal.

Berkarya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu mencipta (mengarang, menulis dan sebagainya) maka untuk saat ini BDR yang dilaksanakan penulis khususnya untuk kelas 1 SD Negeri 02 Botekan, Kecamatan Ulujami, Kabupaten pemalang menggunakan virtual melalui WhatsApp grup, sebagai pelayanan timbal balik peserta didik yang dibantu oleh pihak-pihak terkait khususnya orang tua dan keluarga peserta didik.

Walaupun kegiatan BDR, peserta didik tetap dilatih untuk menyelesaikan masalah, bertanggung jawab, percaya diri, mandiri, bekerja sama menghasilkan karya, serta bangga atas karya yang di hasilkan. Maka penulis memberikan pembelajan mupel SBP yaitu belajar berkarya membentuk kincir angina.

Baca juga:   Meningkatkan Minat Siswa Bercerita melalui Teknik Copy The Master

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kincir angin adalah kertas karton warna warni, lem kertas, gunting, kawat, kayu atau sumpit sebagai tiang. Langkah-langkah yang harus di kerlaksanakan adalah gunting kertas persegi berukuran 20 cm x 20 cm, buatlah lingkaran berdiameter 3 cm, kertas persegi berukuran 20 cm x 20 cm lipat menjadi bentuk segi tiga.

Buka dan lipat kembali sebaliknya, gunting sepanjang garis bekas lipatan. Tetapi jangan tidak sampai titik tengah, lengkungkan keempat sudut hasil guntingan ke arah tengah, lem dan tempelkan kertas lingkaran berdiameter 3 cm di tengah-tengah keempat sudut tersebut. Lubangi bagian tengah kincir dengan ujung kawat hingga tembus. Buatlah ujung kawat melengkung agar kincir angin tidak jatuh, kaitkan kawat lainnya pada sumpit atau sebilah bamboo. Kincir angin siap berputar saat angin bertiup.

Dalam penyampaian materi ini pendidik memberi contoh dengan cara mempraktikkan dan memvideokan dalam proses pembelajarannya, kemudian video dishare melalui WA grup.

Sebagai bentuk BDR orang tua mendampingi dan mengarahkan peserta didik bagaimana cara berkarya kincir angin sebagaimana arahan pendidik mulai dari menyiapkan bahan – bahan dan langkah-langkah hingga terbentuk karya peserta didik. Untuk bahan laporan, karya peserta didik, orang tua mendokumentasikan dan menvideokan menggunakan ponsel.

Baca juga:   Tingkatkan Kemampuan Berbicara Anak Paud Dengan Cemilan

Hasil dokumentasi dan video kegiatan untuk hasil karya dilaporkan orang tua kepada pendidik lewat WhatsApp grup. Kemudian pendidik memberikan reward berupa bintang kusus untuk peserta didik sebagai bahan analisis pendidik terkait dengan pencapaian kompetensi terhadap perkembangan peserta didik di mupel SBP.

Guru dan orang tua harus selalu berkomunikasi secara efektif untuk memecahkan maasalah serta menemukan solusi apabila anak mengalami kesulitan selama melakukan BDR. (btj2.1/lis)

Guru Kelas SDN 02 Botekan, Kec. Ulujami, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya