Metode STAD Tingkatkan Belajar Teks Pidato

Oleh : Parinem,S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Memang asyik bila mengajar siswa merasa senang dan siswa mencapai pemahaman secara maksimal. Namun pada kenyataannya menciptakan kelas menyenangkan dan memotivasi siswa tidaklah mudah karena diperlukan kreatifikas guru dan kecakapan dalam menerapkan metode pembelajaran. Seperti yang dialami penulis pada kelas VI (enam) di SD Negeri 01 Nyamok kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, masih banyak dijumpai siswa yang tidak fokus dalam pembelajaran. Karena hal itu penulis dalam mengajarkan materi teks pidato, menerapkan metode yang dipercaya bisa menjadi solusi untuk menciptakan kelas yang tidak membosankan yaitu dengan metode yang kebanyakan orang mengenalnya, STAD.

STAD (Student Teams Achievement Division) adalah model pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Robert Slavin, dkk. di Universitas John Hopkins pada tahun 1995. Menurut Slavin (2005: 143), model pembelajaran ini merupakan model pembelajaran yang paling sederhana dan paling tepat digunakan oleh guru yang baru mulai menggunakan pendekatan dengan pembelajaran kooperatif. Menurut Trianto (2009: 68) pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah model pembelajaran kooperatif dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4-5 siswa secara heterogen, yang merupakan campuran menurut tingkat prestasi, jenis kelamin, dan suku. Diawali dengan penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, kegiatan kelompok, kuis, dan penghargaan kelompok.

Baca juga:   Memacu Semangat Belajar Siswa melalui Turnamen

Materi pembelajaran Bahasa Indonesia kelas VI (enam) pada tema teks pidato memiliki kompetensi dasar yang mana ranah pengetahuannya menggali isi teks pidato yang didengar, dibaca dan ranah ketrampilan menyampaikan pidato hasil karya pribadi dengan menggunakan kosakata baku dan kalimat efektif sebagai bentuk ungkapan diri. Indikator pencapaiannya meliputi siswa mampu menyebutkan pembicara dan pendengar pidato dengan benar, siswa mampu mengidentifikasi unsur-unsur pidato dengan benar, siswa mampu menjelaskan tempat dan suasana pidato dengan benar serta siswa mampu menuliskan unsur-unsur pidato dengan benar

Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam materi teks pidato sebagai berikut Pertama, menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, Guru menyampaikan semua tujuan pelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran tersebut dan memotivasi siswa belajar. Kedua, menyajikan informasi. Guru menyampaikan informasi materi terkait teks pidato kepada siswa dengan jalan demonstrasi atau lewat bacaan. Ketiga, mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok kooperatif. Guru menjelaskan kepada siswa bagaimana caranya membentuk kelompok belajar dan membantu setiap kelompok agar melakukan transisi secara efisien. Keempat, membimbing kelompok bekerja dan belajar. Guru membimbing kelompok-kelompok belajar pada saat mereka mengerjakan tugas mereka. Kelima, evaluasi. Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari atau masing-masing kelompok mempersentasikan hasil kerjanya. Terakhir, memberikan penghargaan. Guru mencari cara untuk menghargai baik upaya maupun hasil belajar individu dan kelompok.

Baca juga:   Implementasi Mapel Sosiologi dalam Membentuk Karakter Siswa

Berdasarkan pengamatan penulis, pembelajaran dengan metode STAD ini sangat menarik untuk diterapkan karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan keterampilan bertanya dan membahas suatu masalah, memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih intensif mengadakan penyelidikan mengenai suatu masalah, mengembangkan bakat kepemimpinan dan mengajarkan keterampilan berdiskusi. (ce4/ton)

Guru Kelas VI SD Negeri 1 Nyamok

Author

Populer

Lainnya