Media Audio Visual untuk Menulis Teks Cerita Fantasi

Oleh: Rianta, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MENULIS merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa dan kemampuan intelektual peserta didik. Keterampilan menulis sangat penting bagi peserta didik selama mengikuti pendidikan di berbagai jenis dan jenjang pendidikan maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Keterampilan tersebut juga dapat menentukan keberhasilan peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar. Aktivitas belajar peserta didik hampir seluruhnya berkaitan dengan kegiatan menulis. Maka dari itu, pembelajaran keterampilan menulis memiliki kedudukan yang penting dan strategis dalam proses pembelajaran di sekolah.

Cerita fantasi merupakan salah satu karya sastra yang berbentuk prosa fiksi yang menyangkut persoalan kehidupan dan berisi satu peristiwa atau kejadian yang menarik untuk diceritakan. Didalam cerita fantasi ada hal yang atau peristiwa yang tidak masuk akal. Ketidak masuk akalan cerita fantasi bisa berupa perjalanan lintas waktu, kekuatan super dan berkunjung ke tempat – tempat misterius lain. Menulis teks cerita fantasi sangat penting untuk meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan imajinasi peserta didik. Setiap siswa memiliki tingkat imajinasi khayalan yang menarik dan siswa diharapkan mampu mengembangkannya dalam bentuk tulisan teks cerita fantasi sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) yang ada pada kurikulum 2013. Sebagaimana yang terdapat dalam KI 3.3 dan KD 4.3 yang berbunyi menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita imajinasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, penggunaan bahasa atau aspek lisan.

Baca juga:   Efektivitas Pembelajaran PPKn Berbasis Daring selama Pandemi Covid-19

Sarana yang memadai sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kemampuan menulis teks cerita fantasi. Sekolah mempunyai peranan penting sebagai sarana pembelajaran guna melatih peserta didik dalam menulis teks cerita fantasi. Peserta didik belajar mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata dan siswa akan lebih tertantang dengan masalah-masalah baru yang mengakibatkan kepuasan bagi mereka. Dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran tentunya dapat membantu guru dalam menyampaikan pesan dengan lebih jelas dan mudah dipahami oleh peserta didik.

Proses menulis teks cerita fantasi pada pembelajaran jarak jauh dilakukan melalui pembelajaran daring. Dalam pembelajaran daring guru mengirimkan sebuah video tentang cerita fantasi, peserta didik mengamati video tersebut. Kemudian peserta didik menuliskan cerita fantasi berdasarkan video cerita fantasi yang telah diamati sebelumnya. Peserta didik mengirimkan teks cerita fantasi yang telah dibuat.

Menentukan hal yang dapat meningkatkan ketertarikan peserta didik serta merangsang daya imajinasi peserta didik merupakan kunci utama dalam menyusun teks cerita fantasi dengan media audio visual. Penggunaan media audio visual memudahkan peserta didik dalam menyusun teks cerita fantasi. Ketertarikan tersebut dapat di asah sejak dini, karena dengan ketertarikan untuk menyusun teks cerita fantasi tersebut peserta didik dapat menyalurkan daya imajinasinya. (ti2/zal)

Baca juga:   Kesulitan dalam Pembelajaran Matematika dengan Metode Daring

Guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Doro

Author

Populer

Lainnya